Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai menyerahkan secara simbolis kompensasi dari pemerintah kepada korban bom. Foto: Medcom.id/M Al Hasan.
Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai menyerahkan secara simbolis kompensasi dari pemerintah kepada korban bom. Foto: Medcom.id/M Al Hasan.

Korban Bom Terima Kompensasi dari Pemerintah

Nasional bom
Muhammad Al Hasan • 06 September 2018 11:08
Jakarta: Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyerahkan ganti rugi dari negara (kompensasi) kepada para korban bom Thamrin, Kampung Melayu dan Mapolda Sumatera Utara (Sumut). Total dana yang diserahkan sebesar Rp1,6 miliar.
 
LPSK menyebut penyerahan kompensasi ini sebagai bukti negara peduli pada korban teror bom. Majelis hakim yang menyidangkan kasus-kasus ini juga mengabulkan permohonan para korban.
 
"Upaya korban mendapatkan kompensasi dikabulkan hakim, nah kompensasinya dibayarkan melalui LPSK," kata Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai di Gedung LPSK, Jalan Raya Bogor KM 24, Jakarta Timur, Kamis, 6 September 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jumlah korban yang menerima kompensasi sebanyak 17 orang, terdiri dari 13 orang korban bom Thamrin, 3 orang korban bom Kampung Melayu, dan 1 orang korban bom Mapolda Sumut. Dana Rp814 juta diberikan kepada korban bom Thamrin, Rp202 juta untuk korban bom Kampung Melayu, dan Rp611 juta untuk korban bom Mapolda Sumut.
 
Baca: Cerita Saksi Hidup Korban Bom Kedubes Australia
 
Abdul berharap upaya ini dapat mengubah stigma masyarakat bila pemerintah tidak peduli dengan korban, sedangkan pengadilan hanya menghukum pelaku saja. Kehidupan para korban pun diharap membaik.
 
"Kami harap dengan kehadiran negara dan adanya perhatian atas hak korban dari sistem peradilan maka akan memberikan semangat bagi para korban untuk melanjutkan hidupnya," kata Semendawai.
 
Sementara itu, acara ini turut dihadiri pejabat tinggi negara. Mereka di antaranya, Menkopolhukam Wiranto, Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Irjen Firli dan perwakilan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif