Ilustrasi--Pengunjung tempat hiburan menjalani tes urine menggunakan alat Rapid Test Otomatis (alat cepat) ketika digelar razia narkoba di salah satu karaoke, Tegal, Jateng, Rabu (18/12)--Antara/Oky Lukmansyah
Ilustrasi--Pengunjung tempat hiburan menjalani tes urine menggunakan alat Rapid Test Otomatis (alat cepat) ketika digelar razia narkoba di salah satu karaoke, Tegal, Jateng, Rabu (18/12)--Antara/Oky Lukmansyah

Malam Pergantian Tahun Polri Bakal Sidak Lokasi Hiburan Malam

Nasional tahun baru natal
Lukman Diah Sari • 26 Desember 2017 14:31
Jakarta: Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen M Iqbal mengimbau masyarakat agar melakukan kegiatan pergantian tahun dengan hal positif. Selain itu, masyarakat diimbau tak memaksakan diri merayakan pergantian tahun di Ibu Kota.
 
"Malam pergantian tahun lebih baik berkontemplasi, digeser ke kegiatan ibadah, silaturahmi ke keluarga, bagaimana merenung untuk tahun depan lebih baik," kata Iqbal di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa, 26 Desember 2017.
 
Dia mengingatkan agar warga tak berlebihan dalam merayakan malam pergantian tahun. Dia meminta warga tak merayakan malam pergantian tahun dengan berpesta minuman keras, kebut-kebutan, hingga narkoba. "Kami akan tindak, proses hukum," ujar dia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Pemprov Tutup 3 Tempat Hiburan Malam 'Sarang' Narkoba
Saat malam perayaan tahun baru nanti tim dari Polri pun juga dibentuk untuk memeriksa lokasi hiburan. "Apabila terbukti akan kita proses hukum. Akan kita sampaikan ke Pemprov DKI bahwa itu bisa ditutup jika banyak didapat penyalahgunaan narkoba," tandasnya.
 
Jelang perayaan Natal 2017 dan malam pergantian tahun, Pemprov DKI Jakarta memperketat pengamanan dari potensi gerakan radikalisme. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno juga memperketat pengawasan peredaran narkotika.
 
"Narkotika ancaman klasik, namun menjadi sesuatu yang serius menjelang Natal dan Tahun baru," ucap Sandi.
 

 
Titik-titik yang akan menjadi fokus pengamanan antara lain Monas, Ancol, Sabang, Wahid Hasyim, Bundaran HI, Taman Mini Indonesia Indah, dan sejumlah kawasan di Jakarta Utara dan Jakarta Timur. "Seluruhnya akan kita pantau dengan sangat antisipatif," jelas Sandi.
 

(YDH)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif