Bahan baku vaksin Sinovac tiba di Indonesia, Minggu, 18 April 2021. Foto: BPMI
Bahan baku vaksin Sinovac tiba di Indonesia, Minggu, 18 April 2021. Foto: BPMI

Rebutan Makin Keras, Pengiriman Vaksin dari Tiongkok Tetap Lancar

Nasional Virus Korona vaksinasi covid-19 pandemi covid-19 vaksin covid-19 Vaksinasi covid-19 Vaksin untuk Indonesia
Nur Azizah • 19 April 2021 11:32
Jakarta: Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan vaksin covid-19 sulit didapatkan. Pasalnya, semua negara membutuhkan vaksin untuk mengakhiri pandemi.
 
"Memang sekarang di seluruh dunia rebutan vaksin itu makin keras," kata Budi di Galeri Nasional, Jakarta Pusat, Senin, 19 April 2021.
 
Namun, Budi bersyukur Indonesia tak tergantung kepada satu negara produsen vaksin. Indonesia memiliki empat sumber vaksin, yakni Tiongkok, Amerika Serikat, Jerman, dan Inggris. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sehingga kalau ada satu yang terganggu, yang lainnya insyaallah masih lancar," ujar dia. 
 
Baca: Menkes Ingin Pelaku Seni Yakinkan Publik Mau Divaksinasi
 
Salah satu negara yang terus mengirimkan vaksin ke Indonesia ialah Tiongkok. Budi menyampaikan hingga saat ini belum ada hambatan apa pun dari 'Negeri Tirai Bambu'. 
 
"Nah, salah satu yang lancar ini dari Tiongkok. Jadi mereka rutin mengirim setiap dua minggu," ucap dia. 
 
Teranyar, Tiongkok mengirimkan enam juta bahan baku vaksin Sinovac pada Minggu, 18 Apri 2021. Total 59,5 juta bahan baku vaksin telah tiba di Tanah Air.
 
"Satu bulan kemudian kami akan terima lagi," ucap Budi. 
 
Mantan Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini mengatakan hambatan pengiriman vaksin AstraZeneca tak menjadi masalah. India mengembargo pengiriman vaksin AstraZeneca karena lonjakan kasus covid-19 di negara tersebut.
 
"Walaupun agak kita rem karena memang ada hambatan untuk AstraZeneca tapi alhamdulillah yang dari Tiongkok masih masuk," ujar Budi. 

Vaksin untuk Indonesia


Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 

 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif