Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Listyo: Indonesia Harus Bangkit dari Pandemi Covid-19

Nasional jokowi Virus Korona hut ri hut kemerdekaan
Siti Yona Hukmana • 18 Agustus 2020 06:20
Jakarta: Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia berbeda dari tahun sebelumnya karena berada di tengah pandemi covid-19. Penyebaran virus yang berdampak pada tatanan sosial hingga sektor perekonomian bangsa pun diharap dapat ditaklukan bersama.
 
"Mari kita bersama-sama mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional (PEN) bangsa Indonesia untuk dapat segera bangkit ditengah pandemi global covid-19," kata Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo dalam keterangan tertulisnya, Senin, 17 Agustus 2020
 
Presiden Joko Widodo menggagas program PEN untuk memulihkan perekonomian masyarakat di masa pandemi virus korona. Listyo memastikan Bareskrim Polri akan mengawal program tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Listyo, program PEN tak bisa hanya dijalankan pemerintah. PEN perlu dukungan dari seluruh unsur masyarakat agar kebangkitan perekonomian Indonesia dapat dilakukan dengan cepat.
 
"Sebagaimana Bapak Presiden (Jokowi) pernah menyampaikan bahwa saat ini bukan negara besar mengalahkan negara kecil, akan tetapi negara yang cepat akan mengalahkan negara yang lambat," tutur Listyo.
 
Bareskrim Polri di bawah komando Listyo telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) PEN. Direktur Tindak Pidana Korupsi (Dirtipidkor) Bareskrim Polri Brigjen Djoko Poerwanto ditunjuk sebagai Kepala Satuan Tugas (Kasatgas).
 
"Pembentukan Satgas PEN dilakukan dalam rangka mengawal kebijakan pemerintah, yaitu program pemulihan ekonomi sejalan dengan tema kebijakan fiskal 2021: 'Percepatan Pemulihan Ekonomi dan Penguatan Reformasi'," ungkap jenderal bintang tiga itu.
 
Presiden Jokowi mengingatkan untuk melakukan lompatan besar sebagai momentum kebangkitan baru bangsa Indonesia. Pembentukan Satgas PEN itu, kata Listyo, sebagai bukti Polri melakukan lompatan besar tersebut.
 
"Tentunya hal ini menjadi semangat tersendiri bagi Polri khususnya Bareskrim untuk mengawal semua program kebijakan pemerintah agar kita dapat segera menemukan solusi untuk keluar dari segala permasalahan akibat pandemi Covid-19," papar Listyo.
 
Listyo mengatakan Satgas PEN Bareskrim Polri memiliki misi untuk mendukung dan memastikan program tersebut terlaksana dengan baik, benar, tepat sasaran, dan akuntabel. Selain itu, Satgas PEN juga berperan melakukan sinergitas dengan aparat penegak hukum (APH), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
 
Baca: Satgas Covid-19: Klaster Sekolah Karena Persiapan Kurang Matang
 
Satgas PEN bakal memperkuat aparat pengawasan intern pemerintah (APIP), kementerian atau lembaga dalam melaksanakan pengawasan program pemulihan ekonomi hingga tingkat daerah. Selain itu, mereka berkomunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dalam hal pertukaran data/informasi untuk asistensi, serta melakukan upaya deteksi pencegahan apabila ada penyimpangan.
 
"Upaya penegakan hukum tetap dilakukan, namun hal tersebut adalah upaya paling akhir apabila ditemukan indikasi kesengajaan dalam perbuatan penyimpangan," kata Listyo.
 
Menurut dia, satgas PEN telah terbentuk di tingkat Mabes Polri dan Polda jajaran. Satgas PEN telah melakukan upaya-upaya mendukung pelaksanaan program pemulihan ekonomi dengan melakukan upaya sosialisasi, konsultasi, asistensi, identifikasi masalah, pengawasan bersama, menyusun mekanisme pengaduan, dan pemetaan area risiko.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif