BPOM: Susu Kental Manis Bukan untuk Bayi
Kepala BPOM Penny K Lukito (tengah). Foto: Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen.
Jakarta: Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito menegaskan susu kental manis bukan diperuntukkan dikonsumsi bayi. Produk ini tak bisa memenuhi kebutuhan gizi untuk bayi sampai anak usia lima tahun.

"Jadi, bukan produk susu yang digunakan sebagai pemenuhan asupan gizi," ujar Penny di BPOM, Jalan Percetakan Negara Nomor 23, Jakarta Pusat, Senin, 9 Juli 2018.

Menurut dia, susu kental manis tidak dapat dijadikan pengganti air susu ibu (ASI). Hal tersebut dinyatakan lantaran beredar kabar tentang banyaknya para ibu yang memberikan susu kental manis untuk dikonsumsi bayi.


Penny mengingatkan akan pentingnya pemenuhan kebutuhan ASI bagi bayi. Bahkan, hal tersebut tercantum dalam peraturan dari Kementerian Kesehatan RI.

Baca: BPOM: Susu Kental Manis Hanya untuk Pelengkap

"Kan ada peraturan kesehatan tentunya dari Kementerian Kesehatan tentang program ASI eksklusif," tutur Penny.

Ia memaparkan kandungan dalam susu kental manis tidak cocok untuk bayi bila dibandingkan dengan ASI. Sementara itu, bayi membutuhkan kandungan nutrisi dari ASI. 

"Kemudian juga ASI ada kandungan nutrisi untuk tiga sampai lima tahun pertama atau 1.000 hari pertama untuk bayi yang harus ditepati tentunya," tegas dia.




(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id