Kediaman Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif di Jalan Kalibata Selatan, Pancoran, Jakarta Selatan. Foto: Istimewa
Kediaman Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif di Jalan Kalibata Selatan, Pancoran, Jakarta Selatan. Foto: Istimewa

Teror Bom Disebut Upaya Membuat Kekacauan

Nasional Teror Bom untuk Pimpinan KPK
09 Januari 2019 23:05
Jakarta: Yakin Polri mampu mengungkap teror bom di kediaman pimpinan KPK Agus Rahardjo dan Laode M Syarief, Anggota Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta semua pihak tak menduga-duga pelaku. Biarkan polisi yang mengusut kasus itu.

"Jangan saling menuding siapa aktor di balik kejadian teror bom ini. Kita tunggu Polri yang sudah membentuk tim mengusut teror bom ini,” ucap Sahroni, melalui keterangan tertulis, Rabu, 9 Januari 2019.

Menyikapi peristiwa teror bom di awal tahun ini, Sahroni menilai ada upaya membuat kekacauan di dalam negeri. Terutama menjelang pemilu yang tinggal tiga bulan lagi. Menurutnya, pelaku sengaja membidik tokoh penting agar menarik perhatian dan membuat masyarakat panik. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Ia juga meminta kasus ini tak lantas dikaitkan dengan peristiwa penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Sahroni mengapresiasi sikap KPK yang menyerahkan sepenuhnya penuntasan kasus teror bom ini kepada kepolisian.  Sahroni berharap teror ini tak menyurutkan semangat komisi antirasuah untuk memerangi korupsi di Indonesia. Ia melihat peristiwa ini menjadi gambaran pentingnya pengamanan melekat terhadap pribadi maupun kediaman pimpinan lembaga negara.

“Ke depan, pengamanan terhadap pimpinan lembaga harus lebih baik,” tegas Sahroni. 

Baca: Teror Bom Pimpinan KPK Diduga Pengalihan Isu

Teror bom terjadi di rumah Laode M Syarif di Kalibata, Jakarta Selatan, sekitar pukul 05.30 WIB. Di lokasi terpisah, rumah Ketua KPK Agus Rahardjo di Bekasi, Jawa Barat, juga diteror benda diduga bom.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan kamera pengawas (CCTV) memperlihatkan dua orang diduga pelempar bom molotov mengendarai sepeda motor dan menggunakan helm full face. Polisi tengah menganalisis rekaman CCTV tersebut untuk memperoleh petunjuk siapa pelakunya.




(UWA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi