Ilustrasi vaksinasi. Medcom.id
Ilustrasi vaksinasi. Medcom.id

IDI Yakin Indonesia Merampungkan Vaksinasi Nasional Sesuai Target

Nur Azizah • 08 Februari 2021 13:49
Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menargetkan program vaksinasi akan selesai dalam kurun waktu 15 bulan terhitung dari Januari 2021. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) optimistis pemerintah mampu merampungkan vaksinasi nasional sesuai target waktu tersebut.
 
"Mereka (dunia) underestimate kemampuan kita memvaksinasi," kata Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 IDI Zubairi Djoerban dalam diskusi Masalah Penanganan Covid-19 yang digelar virtual, Senin, 8 Februari 2021.
 
Berdasarkan data lapangan, Zubairi optimistis Indonesia bisa bersaing dengan Bangladesh dan India. Ia bahkan menyakini kecepatan vaksinasi Indonesia bisa setara dengan Amerika Serikat.
 
"Kenapa saya yakin? Karena konsen pemerintah dan Presiden (Joko Widodo) mengenai vaksinasi untuk sebagian besar masyarakat cukup jelas," ujarnya.

Zubairi pun mengapresiasi Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo yang terus memantau perkembangan kasus covid-19. Pertemuan IDI dan Satgas Covid-19 yang awalnya seminggu sekali terjadi menjadi lebih intens.
 
"Sekarang bisa tiga kali," ujarnya.
 
Baca: BPOM Izinkan Vaksin Covid-19 untuk Lansia
 
Sebelumnya, media asing memprediksi Indonesia bakal menghadapi pandemi covid-19 hingga 10 tahun hingga vaksinasi rampung diberikan. Prediksi ini berdasarkan perhitungan kapasitas dan kecepatan vaksinasi nasional.
 
Pemerintah bakal menyuntikkan 70 persen atau 181 juta masyarakat Indonesia guna mencapai kekebalan kelompok atau herd immnunity. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengakui vaksinasi nasional sempat terkendala dan menyebabkan penyuntikan vaksin per hari berada di kisaran 50 ribu.
 
Namun, dia yakin target Indonesia bisa tercapai seiring perbaikan sistem vaksinasi nasional dan pengadaan vaksin jumlah besar yang dipercepat. Misalnya, pengadaan 140 juta dosis vaksin covid-19 Sinovac yang dipastikan selesai dikirim pada Juli 2021. Lebih cepat beberapa bulan dari kesepakatan awal.
 
"Melihat kecepatan kita melakukan vaksinasi harusnya hal itu (target) bisa tercapai," kata Budi.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SUR)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan