Ilustrasi televisi. Medcom.id
Ilustrasi televisi. Medcom.id

Metro TV Sambut Peluang Digitalisasi Melalui Konvergensi

Nasional metro tv televisi digital media group hut metro tv
Theofilus Ifan Sucipto • 21 November 2020 09:08
Jakarta: Presiden Direktur Metro TV, Don Bosco Selamun, menilai digitalisasi sebagai tantangan sekaligus peluang. Namun, dia tetap yakin masyarakat tak akan meninggalkan televisi di tengah maraknya media sosial.
 
“Ada tantangan (digitalisasi) betul. Tapi juga ada peluang kerja sama konvergensi satu sama lain,” kata Don Bosco Selamun kepada Medcom.id, Rabu, 18 November 2020.
 
Don Bosco mafhum ada anggapan era TV hampir berakhir karena masyarakat beralih ke media sosial. Namun, bukan berarti  publik bakal meninggalkan siaran TV sepenuhnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“(Nasib) TV tidak akan mati. Yang berubah adalah cara orang menonton dan berubah device-nya,” ujar dia.
 
Don Bosco mengatakan masyarakat dulu hanya menonton televisi dari rumah. Namun digitalisasi membuat tontonan televisi bisa disaksikan di manapun dan kapanpun melalui gawai.
 
Kehadiran TV, kata Don Bosco, justru kian diperlukan di tengah banjir informasi di media sosial. Banyaknya informasi yang tidak tersaring dan tersebar cepat berpotensi menghasilkan hoaks.
 
“Pada akhirnya orang akan kembali lagi ke media mainstream seperti TV untuk mengecek kebenaran informasi,” tutur pria yang sempat menjabat sebagai Pemimpin Redaksi Metro TV itu.
 
Baca: Digitalisasi Siaran Mesti Didukung Persaingan Bisnis yang Adil
 
Don Bosco mengungkapkan jurus Metro TV menghadapi digitalisasi ialah konvergensi. Media Group News termasuk Metro TV sudah menjalankan konvergensi sejak 2019.
 
Konvergensi, kata Don Bosco, memungkinkan seorang reporter atau juru kamera memiliki banyak keahlian. Satu reporter dituntut menguasai membuat berita untuk televisi, cetak, dan online.
 
“Semua orang harus multi skill dan multitasking tidak hanya reporter tapi juga produser dan redaktur,” papar dia.
 
Salah satu bukti konvergensi Media Group News ialah koordinator liputan (korlip) Metro TV, Medcom.id, dan Media Indonesia telah membaur. Seluruh hasil liputan masuk dalam satu keranjang berita yang sama sehingga bisa didistribusikan di platform masing-masing.
 
“Jadi kerjanya bisa lebih efisien. Konvergensi sudah setahun jalan ada kemajuan-kemajuan yang kita buat,” tutur Don Bosco.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif