Ilustrasi PPKM Darurat. Medcom.id
Ilustrasi PPKM Darurat. Medcom.id

Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Penerapan Prokes Tidak Cukup

Kautsar Widya Prabowo • 03 Juli 2021 22:33
Jakarta: Menerapkan protokol kesehatan (prokes) di tengah tingginya penularan covid-19 dinilai tidak cukup. Prokes hanya dijalankan pada momen-momen tertentu.
 
"Virus bekerja 24 jam. Satu-satunya cara yang bisa menghentikan penularan (covid-19) dengan cepat, (dengan) menghentikan mobilitas (penduduk)," ujar epidemiolog dari Pusat Kedokteran Tropis Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gajah Mada, Riris Andono Ahmad, dalam diskusi virtual, Sabtu, 3 Juli 2021.
 
Riris menilai keputusan pemerintah menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat tepat. Kebijakan tersebut diharapkan mampu menghentikan mobilitas masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(Baca: Epidemiolog: PPKM Darurat Hanya 2 Pekan Tak Efektif)
 
"Kalau kita bisa menghentikan mobilitas penduduk cukup besar dan lama maka kemudian si virus itu akan kesulitan mencari orang-orang yang masih rentan," tutur dia.
 
Riris menilai tingginya penularan covid-19 akhir-akhir ini tidak bisa dilihat akibat varian Delta. Sebab, faktor mobilitas masyarakat ikut mendukung.
 
"Kecepatan penularan saat ini lebih cepat dibandingkan kemampuan mendeteksi kasus dan mengisolasi. Jadi ketika itu sudah tidak bisa kita kejar, maka kenaikannya tinggi," tutur dia.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif