Kondisi Pos Polisi (Pospol) yang hangus dibakar massa di kawasan Sabang, Jakarta. Foto: MI/Bary Fathahilah.
Kondisi Pos Polisi (Pospol) yang hangus dibakar massa di kawasan Sabang, Jakarta. Foto: MI/Bary Fathahilah.

Lima Pos Polisi Dirusak Perusuh

Nasional Demo Massa Penolak Pemilu
Siti Yona Hukmana • 24 Mei 2019 16:56
Jakarta: Polisi Lalu Lintas terus mendata jumlah pos polisi yang dirusak oleh perusuh demonstrasi penolakan hasil pemilihan umum (pemilu) pada Rabu, 22 Mei 2019. Data terbaru menyebutkan lima pos polisi dirusak perusuh.
 
"Iya ada lima titik pos polisi yang dirusak perusuh," kata Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kompol Muhammad Nasir kepada Medcom.id di Jakarta, Jumat, 24 Mei 2019.
 
Sebelumnya, polisi sudah mendata empat titik. Satu pos polisi yang berada di bawah Jalan Layang Slipi Jaya. Tiga pos lainnya berada di Jalan Cut Mutia, pos polisi di depan Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan pos polisi Tugu Tani.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tambahan lagi pos polisi di Jalan Sabang," ujar Nasir.
 
Lima pos polisi yang rusak itu belum diperbaiki. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait perbaikan pos tersebut. "Proses perbaikan apakah dari Polda atau Pemda (DKI), nanti kita sampaikan," sebut dia.
 
Nasir mengaku pihaknya saat ini tengah berupaya menjaga situasi pengamanan dalam kegiatan pemilihan presiden (Pilpres). "Agar kondisi masyarakat tidak terganggu dengan giat-giat politik yang dilakukan oleh elemen masyarakat," tutur Nasir.
 
Sekelompok massa menggelar demo di depan Kantor Bawaslu. Mereka menolak hasil Pemilu 2019. Aksi yang berlangsung sejak Selasa, 21 Mei 2019, itu berujung ricuh.
 
Massa membakar ban serta menimpuki aparat keamanan yang menjaga demonstrasi. Massa juga merusak gerai cepat saji di pusat perbelanjaan Sarinah.
 
Kepolisian bertindak cepat dengan menangkap ratusan pembuat onar tersebut. Sebanyak 257 perusuh ditangkap pada 22 Mei 2019, sedangkan 185 orang lainnya ditangkap pada Kamis, 23 Mei 2019.
 
Baca: Wanita Bercadar di Dekat Bawaslu Bersih dari Jaringan Teroris
 
Para pelaku yang ditangkap merupakan bagian dari massa perusuh. Mereka terpisah dari massa aksi damai yang berdemonstrasi di depan Bawaslu. Total, ada 442 perusuh yang ditangkap dan dijadikan tersangka.
 
Penangkapan dilakukan di beberapa titik kerusuhan. Ttik itu adalah Jalan MH Thamrin, depan Kantor Bawaslu, daerah Monumen Patung Kuda Arjuna Wiwaha, kawasan Menteng, Slipi, dan Petamburan.
 
Polisi juga mengidentifikasi dua kelompok dari ratusan orang tersangka itu. Sebanyak dua orang berasal dari kelompok Gerakan Reformis Islam (Garis) yang terafiliasi dengan ISIS. Sementara itu, tiga orang lain juga diidentifikasi dari kelompok perusuh.

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif