Pemerintah Akan Bangun 11 Pos Lintas Batas Anyar
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto - Medcom.id/Dheri Agriesta.
Jakarta: Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan pemerintah akan membangun 11 pos lintas baru di sejumlah daerah. Pembangunan akan selesai tahun depan.

"2019 kita akan membangun 11 pos lintas batas negara yang tersebar di seluruh wilayah perbatasan," kata Wiranto di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu, 24 Oktober 2018. 

Wiranto menggelar rapat yang dihadiri Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Agraria Tata Ruang Sofyan Djalil, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Rapat itu membahas pembuatan instruksi presiden pembangunan 11 pos lintas batas ini.


Dia menyebut Inpres harus dibuat untuk mempercepat pembangunan. Inpres itu akan mengikat kementerian dan lembaga agar satu komitmen membangun pos lintas batas negara. 

"Saya sudah tanyakan kesiapan para menteri untuk mendukung pembangunan PLBN itu. Setelah melihat posisi PLBN yang akan dibangun mereka siap membangun pos fasilitas pendukung, atau hal lain yang menyangkut tupoksi (tugas pokok fungsi) masing-masing," jelas Wiranto. 

(Baca juga: Pos Lintas Batas Mulai Dilirik Negara Tetangga)

Wiranto menyebut pemerintah tak ingin sekadar membangun bangunan fisik. Pemerintah berencana membangun lingkungan perbatasan sehingga menjadi kawasan layak huni. Kawasan perbatasan juga menjadi sentra ekonomi buat masyarakat sekitar. 

"Artinya perwujudan dari membangun dari pinggiran itu tidak hanya slogan tetapi betul-betul dilaksanakan dengan konsisten oleh pemerintah Pak Jokowi," jelas Wiranto. 

Ia mengatakan pembangunan pos batas negara juga harus diimbangi oleh negara tetangga. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi akan berdiskusi dengan negara tetangga terkait hal ini. 

Sebanyak 11 Pos Lintas Batas Negara anyar itu akan dibangun di Kecamatan Serasan di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau; Kecamatan Kagok Babang, Bengkayang, Kalimantan Barat; Jasa-Sei Kelik, Kabupaten Sintang, Kalimatan Utara; Long Nawang, Kabupaten Malinau, Kalimatan Utara; Long Midang Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimatan Utara. 

Selanjutnya Labang, Kabupaten Nunukan, Kalimatan Utara; Sei Pancang, Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimatan Utara; Oepoli, Kupang, Nusa Tenggara Timur; Napan, Kabupaten Timur Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur; Sota, Kabupaten Merauke, Papua; dan Yetetkun, Distrik Waropko, Kabupaten Boven Digoel, Papua.







(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id