Jakarta: Umat muslim di Indonesia mulai mencari tahu kapan 10 Muharram 2026. Bukan tanpa alasan, pada hari tersebut dianjurkan untuk melaksanakan puasa Asyura.
10 Muharam tahun ini terdapat perbedaan antar pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU). Ini karena NU menetapkan 1 Muharam 1448 Hijriah jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026 dan disampaikan melalui Surat Penjelasan Rukyah Muharram 1448 H nomor 146/PB.08/A.II.11.13/13/06/2026 yang ditandatangani Ketua LF (Lembaga Falakiyah) PBNU KH Sirril Wafa dan Sekretaris LF PBNU H Asmui Mansur pada Senin, 14 Juni 2026.
Sedangkan pemerintah kompak dengan Muhammadiyah menetapkan 1 Muharam 1448 H yang juga merupakan tahun baru Islam jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Artinya buat yang ingin menjalankan puasa Asyura atau 10 Muharam perlu memerhatikan jadwalnya.
10 Muharam 2026 Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
Berdasarkan penetapan pemerintah dan juga Muhammadiyah melalui Kalender Hijriah Global Tunggal (KGHT) maka 10 Muharam 2026 jatuh pada Kamis, 25 Juni 2026. Artinya umat Muslim dapat melaksanakan puasa Asyura pada hari tersebut serta dilengkapi dengan puasa Tasua pada Rabu, 24 Juni 2026.
10 Muharam 2026 Versi NU
Sementara itu berdasarkan penetapan LF PBNU 10 Muharam bertapatan pada Jumat, 26 Juni 2026. Artinya untuk puasa Asyura jatuh pada hari Jumat dan Tasua Kamis, 25 Juni.
Keutamaan Puasa Muharam
Apabila Sobat Medcom menjalankan puasa di bulan Muharam, berikut adalah keutamaan yang akan didapatkan:
1. Menjadi puasa terbanyak pahalanya setelah Ramadan karena kedudukannya paling tinggi di antara puasa-puasa sunah lainnya dalam setahun
Termasuk mulianya puasa di bulan-bulan Haram atau bulan mulia. Berikut sabda Rasulullah SAW:
...وَصُمِ الْأَشْهُرَ الْحُرُمَ...
“...dan puasalah pada bulan-bulan mulia.”
Baca Juga :
Niat Puasa Muharam Lengkap dengan Tata Caranya
2. Menjalankan puasa sehari saja di bulan ini akan dicatat pahalanya seperti berpuasa satu bulan penuh, sesuai hadis:
...وَمَنْ صَامَ يَوْمًا مِنَ الْمُحَرَّمِ فَلَهُ بِكُلِّ يَوْمٍ ثَلَاثُونَ يَوْمًا
“...dan orang yang berpuasa sehari dari bulan Muharram, maka baginya pahala 30 hari puasa.”
3. Bagi yang berpuasa di tanggal 10 Muharam, Allah akan mengampuni dosa-dosa kecilnya setahun ke belakang:
يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ
“Puasa Asyura melebur dosa setahun yang telah lewat.” (HR Muslim).
4. Umat Islam disarankan berpuasa di tanggal 9 atau 11 Muharam sebagai pelengkap puasa tanggal 10, agar ibadahnya berbeda dengan kaum Yahudi yang hanya berpuasa di hari Asyura saja:
صُومُوا يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَخَالِفُوا الْيَهُودَ، صُومُوا يَوْمًا قَبْلَهُ أَوْ يَوْمًا بَعْدَهُ
“Puasalah kalian pada hari Asyura dan bedakan dengan kaum Yahudi, puasalah kalian sehari sebelum atau sesudahnya.” (HR Ahmad).
Jakarta: Umat muslim di Indonesia mulai mencari tahu kapan 10 Muharram 2026. Bukan tanpa alasan, pada hari tersebut dianjurkan untuk melaksanakan puasa Asyura.
10 Muharam tahun ini terdapat perbedaan antar pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU). Ini karena NU menetapkan 1 Muharam 1448 Hijriah jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026 dan disampaikan melalui Surat Penjelasan Rukyah Muharram 1448 H nomor 146/PB.08/A.II.11.13/13/06/2026 yang ditandatangani Ketua LF (Lembaga Falakiyah) PBNU KH Sirril Wafa dan Sekretaris LF PBNU H Asmui Mansur pada Senin, 14 Juni 2026.
Sedangkan pemerintah kompak dengan Muhammadiyah menetapkan 1 Muharam 1448 H yang juga merupakan tahun baru Islam jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Artinya buat yang ingin menjalankan puasa Asyura atau 10 Muharam perlu memerhatikan jadwalnya.
10 Muharam 2026 Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
Berdasarkan penetapan pemerintah dan juga Muhammadiyah melalui Kalender Hijriah Global Tunggal (KGHT) maka 10 Muharam 2026 jatuh pada Kamis, 25 Juni 2026. Artinya umat Muslim dapat melaksanakan puasa Asyura pada hari tersebut serta dilengkapi dengan puasa Tasua pada Rabu, 24 Juni 2026.
10 Muharam 2026 Versi NU
Sementara itu berdasarkan penetapan LF PBNU 10 Muharam bertapatan pada Jumat, 26 Juni 2026. Artinya untuk puasa Asyura jatuh pada hari Jumat dan Tasua Kamis, 25 Juni.
Keutamaan Puasa Muharam
Apabila Sobat Medcom menjalankan puasa di bulan Muharam, berikut adalah keutamaan yang akan didapatkan:
1. Menjadi puasa terbanyak pahalanya setelah Ramadan karena kedudukannya paling tinggi di antara puasa-puasa sunah lainnya dalam setahun
Termasuk mulianya puasa di bulan-bulan Haram atau bulan mulia. Berikut sabda Rasulullah SAW:
...وَصُمِ الْأَشْهُرَ الْحُرُمَ...
“...dan puasalah pada bulan-bulan mulia.”
2. Menjalankan puasa sehari saja di bulan ini akan dicatat pahalanya seperti berpuasa satu bulan penuh, sesuai hadis:
...وَمَنْ صَامَ يَوْمًا مِنَ الْمُحَرَّمِ فَلَهُ بِكُلِّ يَوْمٍ ثَلَاثُونَ يَوْمًا
“...dan orang yang berpuasa sehari dari bulan Muharram, maka baginya pahala 30 hari puasa.”
3. Bagi yang berpuasa di tanggal 10 Muharam, Allah akan mengampuni dosa-dosa kecilnya setahun ke belakang:
يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ
“Puasa Asyura melebur dosa setahun yang telah lewat.” (HR Muslim).
4. Umat Islam disarankan berpuasa di tanggal 9 atau 11 Muharam sebagai pelengkap puasa tanggal 10, agar ibadahnya berbeda dengan kaum Yahudi yang hanya berpuasa di hari Asyura saja:
صُومُوا يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَخَالِفُوا الْيَهُودَ، صُومُوا يَوْمًا قَبْلَهُ أَوْ يَوْمًا بَعْدَهُ
“Puasalah kalian pada hari Asyura dan bedakan dengan kaum Yahudi, puasalah kalian sehari sebelum atau sesudahnya.” (HR Ahmad).
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda(RUL)