Presiden Joko Widodo (Jokowi). Foto: Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi). Foto: Sekretariat Presiden

Presiden Sentil Kementerian/Lembaga Karena Masih Beri Biskuit Bayi

Andhika Prasetyo • 25 Januari 2023 11:57
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyentil kementerian/lembaga yang menangani program penurunan stunting. Pasalnya masih memberikan biskuit untuk pemenuhan gizi balita.
 
Menurut Presiden, langkah tersebut sangat keliru lantaran biskuit adalah makanan yang tinggi karbohidrat. Sementara yang dibutuhkan anak adalah asupan yang tinggi protein hewani.
 
"Saya lihat di lapangan, kementerian/lembaga masih memberikan biskuit pada anak. Jangan dilakukan lagi," ujar Jokowi, Rabu, 25 Januari 2023.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kepala Negara mengaku paham betul alasan dibalik pemberian biskuit tersebut. Yaitu untuk memudahkan dalam proses pengadaan.
 
"Ini cari mudahnya. Saya tahu. Lelangnya gampang. Kalau telur, ikan kan gampang busuk, gampang rusak, jadi cari mudahnya saja," ucap mantan Wali Kota Surakarta itu.

Baca: Presiden Beberkan Faktor Penghambat Penurunan Stunting


Kepala Negara meminta hal itu tidak diulangi lagi. Ia tidak ingin ada balita, terutama yang tengah dalam pemulihan dari stunting diberikan biskuit untuk makan sehari-hari.
 
"Kalau anaknya bayinya harus diberikan telur, ya telur. Kalau ikan, ya ikan," tegas Presiden.
 
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebagai salah satu pihak yang bertanggung jawab dalam program penanganan stunting mengakui kekeliruannya. Budi mengaku ddiomeli para ahli karena kementeriannya memberikan biskuit sebagai asupan.
 
"Saya dimarahi profesor UI, Unhas, Undip, UGM. Mereka bilang jangan kasih karbohidrat, biskuit, tetapi protein hewani. Bukan karbohidrat, bukan protein nabati seperti sayur, melainkan protein hewani seperti telur. Kalau tidak ada telur, kasih ikan," ujar Budi.
 
(LDS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif