Jakarta: Pemerintah kembali mengingatkan pentingnya mencuci tangan dalam beraktivitas sehari-hari. Sebab, tanpa disadari masyarakat kerap memegang barang-barang yang rentan terpapar virus, terutama korona (covid-19).
Virus korona yang berada di dalam dahak orang sakit bisa dengan mudah menempel di barang. Misalnya, pegangan kendaraan umu, meja, dan tempat lazim lainnya.
"Ini bisa menjadi penghantar (virus) yang baik mana kala kita menyentuh wajah, mulut, dan mata, maka transfer virus ini akan cepat masuk ke tubuh kita," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta Timur, Rabu, 1 April 2020.
Baca: Positif Covid-19 di Jatim Bertambah Jadi 103 Orang
Yuri mengatakan jika virus korona mudah hilang dengan sabun. Oleh karena itu, masyarakat diminta rutin membersihkan tangan hingga ke sela-sela jari menggunakan sabun dan air yang mengalir.
"Kita pahami bersama virus ini mudah hancur mana kala terkena sabun. Ini menjadi salah satu kunci keberhasilan penanganan covid-19," ujarnya.
Jumlah pasien positif virus korona di Indonesia terus bertambah. Tercatat, ada penambahan 149 pasien korona per Rabu, 1 April 2020.
Total pasien positif virus korona per hari ini sebanyak 1.677 pasien. Sebanyak 157 di antaranya meninggal, dan 103 pasien dinyatakan sembuh.
Jakarta: Pemerintah kembali mengingatkan pentingnya mencuci tangan dalam beraktivitas sehari-hari. Sebab, tanpa disadari masyarakat kerap memegang barang-barang yang rentan terpapar virus, terutama korona (covid-19).
Virus korona yang berada di dalam dahak orang sakit bisa dengan mudah menempel di barang. Misalnya, pegangan kendaraan umu, meja, dan tempat lazim lainnya.
"Ini bisa menjadi penghantar (virus) yang baik mana kala kita menyentuh wajah, mulut, dan mata, maka transfer virus ini akan cepat masuk ke tubuh kita," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta Timur, Rabu, 1 April 2020.
Baca:
Positif Covid-19 di Jatim Bertambah Jadi 103 Orang
Yuri mengatakan jika virus korona mudah hilang dengan sabun. Oleh karena itu, masyarakat diminta rutin membersihkan tangan hingga ke sela-sela jari menggunakan sabun dan air yang mengalir.
"Kita pahami bersama virus ini mudah hancur mana kala terkena sabun. Ini menjadi salah satu kunci keberhasilan penanganan covid-19," ujarnya.
Jumlah pasien positif virus korona di Indonesia terus bertambah. Tercatat, ada penambahan 149 pasien korona per Rabu, 1 April 2020.
Total pasien positif virus korona per hari ini sebanyak 1.677 pasien. Sebanyak 157 di antaranya meninggal, dan 103 pasien dinyatakan sembuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(JMS)