Harga plastik di pasar domestik tengah melonjak drastis antara 50 persen hingga 100 persen. Kenaikan tajam ini dipicu oleh gangguan pasokan bahan baku global akibat konflik geopolitik yang memanas di kawasan Timur Tengah.
Jalur logistik yang terhambat membuat biaya produksi plastik melambung. Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pun mulai memutar otak untuk mencari alternatif yang lebih terjangkau. Daun pisang pun jadi pilihan karena dinilai estetik sekaligus ramah lingkungan.
| Baca juga: Sempat Dibuka, Iran Kembali Tutup Selat Hormuz karena Ulah Israel |
Viral Toko Es Krim Pakai Daun Pisang
Salah satu yang paling menyita perhatian netizen adalah gerai es krim, Momoyo. Dalam video yang diunggah di Instagram @momoyo.wonokerto, mereka terlihat menyajikan es krim di atas daun pisang.“Tenang kita udah ada solusinya,” demikian keterangan dalam unggahan tersebut.

Toko es krim pakai daun pisang gantikan plastik. Foto: Instagram
Langkah ini rupanya mendapat sambutan hangat dari warganet. Di kolom komentar unggahan yang menampilkan es krim Momoyo beralas daun pisang, ribuan netizen memberikan apresiasi.
“Malah cakepan begini,” komentar @trashheroindonesia.
“Gitu aja min, jadi estetik dan ramah lingkungan,” tulis picatogether.
| Baca juga: Lagi Viral Tren Patch Vitamin yang Sat-Set, tapi Beneran Efektif Gak Sih? |
“Tapi jujur .. es krim nya lebih kelihatan sedep karena berbau daun pisang,” kata @abdulkhohar8107.
Sejumlah pedagang lain juga menggantikan plastik dengan daun pisang. Misalnya pedagang minuman atau starling yang tampak menuang es teh manis di wadah daun pisang, sebelum memberikannya ke pembeli.
Tak hanya itu, penjual es cao, es dawet, hingga dimsum pun melakukan langkah yang sama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News