Jakarta: Upacara HUT Ke-79 Republik Indonesia untuk pertama kalinya akan berlangsung di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 17 Agustus 2024. Sekitar 800 prajurit TNI dikerahkan untuk menjadi petugas.
Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Bambang Ismawan menyebut jumlah tersebut masih dapat berubah-ubah lantaran mengikuti kebutuhan dan situasi di IKN. Sejumlah prajurit juga disiapkan untuk upacara di Istana di Jakarta.
“Dinamis sekali perkembangannya. Untuk upacara 17 Agustus akan dibagi dua, ada yang di IKN, ada yang di Istana di Jakarta. Untuk pastinya sekitar 800 sekian untuk upacara di sana (IKN),” ujar Bambang, dikutip dari Antara, Selasa, 30 Juli 2024.
Selain menjadi petugas upacara, prajurit TNI juga ditugaskan untuk menjaga keamanan selama momen penting ini berlangsung di IKN. Namun, ia belum bisa merinci satuan yang terlibat dalam pengamanan.
“Pengamanan itu jadi tugas pokok kami, karena Bapak Presiden dengan Presiden Terpilih akan di IKN, kami pengamanan VVIP, sesuai standar kami,” terangnya.
Sementara itu, Komandan Korps Marinir (Dankormar) TNI AL Mayjen TNI (Mar) Endi Supardi mengungkapkan Korps Marinir diminta mempersiapkan dua peleton prajurit berjumlah 42 orang untuk pelaksanaan upacara HUT RI di IKN.
“Kami siapkan 42 prajurit, ditambah pendukung kemudian danton (komandan peleton), danki (komandan kompi), dan cadangan sehingga total keseluruhan 53 orang,” jelas Dankormar.
Korps Marinir juga diminta menyiapkan empat kendaraan taktis untuk kegiatan HUT RI di IKN. Endi pun menegaskan bahwa pihaknya akan melaksanakan tugas dan menyiapkan diri dengan baik.
“Karena ini pertama kali akan dilaksanakan di sana, maka kami siapkan yang terbaik, prajurit-prajurit kami dilatih, disiapkan,” kata Dankormar.
Jakarta: Upacara
HUT Ke-79 Republik Indonesia untuk pertama kalinya akan berlangsung di
Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 17 Agustus 2024. Sekitar 800 prajurit
TNI dikerahkan untuk menjadi petugas.
Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Bambang Ismawan menyebut jumlah tersebut masih dapat berubah-ubah lantaran mengikuti kebutuhan dan situasi di IKN. Sejumlah prajurit juga disiapkan untuk upacara di Istana di Jakarta.
“Dinamis sekali perkembangannya. Untuk upacara 17 Agustus akan dibagi dua, ada yang di IKN, ada yang di Istana di Jakarta. Untuk pastinya sekitar 800 sekian untuk upacara di sana (IKN),” ujar Bambang, dikutip dari Antara, Selasa, 30 Juli 2024.
Selain menjadi petugas upacara, prajurit TNI juga ditugaskan untuk menjaga keamanan selama momen penting ini berlangsung di IKN. Namun, ia belum bisa merinci satuan yang terlibat dalam pengamanan.
“Pengamanan itu jadi tugas pokok kami, karena Bapak Presiden dengan Presiden Terpilih akan di IKN, kami pengamanan VVIP, sesuai standar kami,” terangnya.
Sementara itu, Komandan Korps Marinir (Dankormar) TNI AL Mayjen TNI (Mar) Endi Supardi mengungkapkan Korps Marinir diminta mempersiapkan dua peleton prajurit berjumlah 42 orang untuk pelaksanaan upacara HUT RI di IKN.
“Kami siapkan 42 prajurit, ditambah pendukung kemudian danton (komandan peleton), danki (komandan kompi), dan cadangan sehingga total keseluruhan 53 orang,” jelas Dankormar.
Korps Marinir juga diminta menyiapkan empat kendaraan taktis untuk kegiatan HUT RI di IKN. Endi pun menegaskan bahwa pihaknya akan melaksanakan tugas dan menyiapkan diri dengan baik.
“Karena ini pertama kali akan dilaksanakan di sana, maka kami siapkan yang terbaik, prajurit-prajurit kami dilatih, disiapkan,” kata Dankormar.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda(SUR)