Hotman Paris Yakinkan Keluarga Korban Gugat Boeing
Hotman Paris Hutapea bersama perwakilan firma hukum asal Chicago Amerika Serikat Ribbeck Law Chartered Manuel von Ribbeck dan Dean Bothe di Kopi Johny, Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara. Foto: Medcom.id/Dheri Agriesta
Jakarta: Pengacara Hotman Paris Hutapea mempertemukan keluarga korban Lion Air PK-LQP rute Jakarta-Pangkal Pinang yang jatuh di perairan Karawang dengan perwakilan Firma Hukum Ribbeck Law Chartered. Hotman mengaku diminta meyakinkan keluarga korban menggugat perusahaan manufaktur pesawat Boeing di Amerika. 

"Banyak yang meminta saya meyakinkan keluarga korban," kata Hotman di Kopi Johny Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis, 29 November 2018.

Hotman mengaku mendapatkan banyak permintaan dari firma hukum di Amerika Serikat untuk meyakinkan keluarga korban pesawat nahas itu. Salah satunya Ribbeck Law Chartered. 


Hotman pun mengenalkan dua perwakilan firma hukum Ribbeck Law Chartered, Manuel von Ribbeck dan Dean Bothe. Firma hukum ini bersedia mewakili keluarga menggugat Boeing di Chicago, Amerika. 

"Mereka siap mewakili dan keluarga korban tidak harus membayar apapun. Nanti kalau dapat ganti rugi, baru dapat imbalannya," kata Hotman.

Sementara itu, Manuel von Ribbeck mengatakan, sudah ada gugatan yang dilayangkan keluarga korban kecelakaan Lion Air kepada Boeing. Gugatan itu dilayangkan keluarga dr.Rio Nanda Pratama yang menjadi korban dalam kecelakaan itu.

Gugatan dilayangkan pada 16 November 2018. Sidang gugatan keluarga Rio pun sudah dijadwalkan di Illinois, Chicago, Amerika Serikat. "Sidang pertama 17 Januari," Ribbeck. 

Ribbeck menyebut sebanyak enam keluarga korban telah berhasil diyakinkan Hotman Paris untuk menggugat Boeing. Ribbeck akan bertemu dengan perwakilan keluarga korban itu sekitar pukul 11.00 WIB. 

Pengacara asal Chicago itu berharap semakin banyak keluarga korban yang mengajukan gugatan. Ia pun menjamin bantuan hukum ini tak akan memungut biaya. 

Baca: Hasil Investigasi KNKT Bukan untuk Bukti Hukum

"Bagi keluarga korban, bersatu semua agar makin kuat kekuatannya. Jadi bagi yang masih ragu-ragu, tidak ada yang perlu diragukan dan ini pun tidak ada biaya apapun yang dikeluarkan dari kantong pribadi," ujar dia.

Keluarga Rio Nanda Pratama telah melayangkan gugatan kepada The Boeing Company di Chicago, Illinois, Amerika Serikat. Keluarga Rio menggugat pabrikan pesawat Boeing 737 Max 8 itu melalui kantor pengacara Colson Hiks Eidson.





(DMR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id