Sejumlah pengendara mobil melintas di Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek ('Japek Elevated'), Karawang Barat, Karawang, Jawa Barat. Foto: Antara/Aditya Pradana Putra
Sejumlah pengendara mobil melintas di Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek ('Japek Elevated'), Karawang Barat, Karawang, Jawa Barat. Foto: Antara/Aditya Pradana Putra

Kemacetan di Tol Jakarta-Cikampek Dianggap Lazim

Nasional lalulintas natal dan tahun baru
Yurike Budiman • 25 Desember 2019 08:50
Jakarta: Kemacetan panjang di jalan tol layang Jakarta - Cikampek (Japek) II elevated menjadi sorotan publik. Pasalnya, tol yang baru beroperasi pada 15 Desember lalu, sempat ditutup sementara pada Sabtu, 21 Desember, akibat macet hingga dua jam.
 
"Kemacetan di Japek, saya pikir ini satu hal yang lazim ya. Ada fasilitas baru," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Jakarta, Selasa, 24 Desember 2019.
 
Menurut dia, Tol Japek bisa diibaratkan sepertiberjualan makanan enak. Budi berjualan martabak enak, dalam hal ini tol layang Japek yang merebut animo masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Begitu saya jual, martabaknya habis, apa saya gagal? Enggak kan?Karena martabaknya enak. So, Japek is the best," kata Budi.
 
Soal macet di Japek, Budi melihat hal itu diakibatkan masyarakat yang ingin berpergian menggunakan kendaraan pribadinya, ketimbang memakai angkutan umum. Hitungan dia, sebanyak 50 persen pemudik menggunakan mobil.
 
Melihat itu, ia mengaku senang, karena banyak masyarakat mampu membeli kendaraan pribadi. Menurut Budi, hal ini menunjukkan bahwa negara Indonesia adalah negara makmur.
 
"Tapi di sisi lain ini warning untuk kita bahwa perjalanan-perjalanan itu seyogyanya menggunakan angkutan massal seperti kereta, bis, dan sebagainya tapi dinamika masyarakat memang terjadi demikian," jelas dia.
 
Untuk mengantisipasi kemacetan, Budi mengimbau para pengemudi agar mengatur kecepatan berkendara. Termasuk dalam mengatur volume barang dan penumpang di kendaraan.
 
"Dan kita pakai kamera kamera untuk melihat kecepatan yang melebihi akan kita law enforcement," kata Budi.
 

(ADN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif