Gedung Majelis Ulama Indonesia. Dok. MI
Gedung Majelis Ulama Indonesia. Dok. MI

MUI Minta Penerapan PSBB Tak Diskriminatif

Nasional Virus Korona PSBB
Fachri Audhia Hafiez • 20 Mei 2020 16:15
Jakarta: Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI) meminta pemerintah konsisten melaksanakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Dengan begitu, tak ada kesan diskriminasi kebijakan di ruang publik.
 
"Pemerintah agar konsekuen, transparan, dan berkeadilan dalam menegakkan kebijakan tentang PSBB," kata Sekretaris Wantim MUI Noor Ahmad dalam tausiah Idulfitri 1441 Hijriah yang disiarkan secara virtual, Rabu, 20 Mei 2020.
 
Baca:Mahfud Tanggapi Keluhan MUI Terkait Penutupan Masjid

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Wantim MUI menyoroti kebijakan mengizinkan kegiatan-kegiatan yang mengundang kerumunan di tempat umum. Namun, masjid ditutup dan tak bisa dipakai untuk penyelenggaraan ibadahdan syiar keagamaan umat Islam.
 
"Hendaknya pemerintah juga bersikap tegas tanpa terkesan diskriminatif terhadap kelompok masyarakat atau tempat fasilitas publik tertentu," ujar Noor.
 
Dia juga meminta umat Islam semakin meningkatkan ibadah di pengujung Ramadan. Misalnya dengan melaksanakan amal sosial seperti menyegerakan menunaikan zakat fitrah, infak, dan sedekah.
 
"Serta zakat mal kepada mustahik terutama mereka yang terdampak wabah virus korona (covid-19) secara ekonomi," ucap Noor.
 
Selain itu, Idulfitri tahun ini hendaknya disongsong dengan kegembiraan meski di tengah pandemi. "Menunaikan ibadah-ibadah Ramadan dengan baik di tengah suasana penuh keprihatinan sebagai dampak pandemi covid-19 yang berdampak di berbagai sektor kehidupan bangsa," ujar Noor.
 

(ADN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif