Menko Polhukam Mahfud MD. Medcom/Nur Azizah
Menko Polhukam Mahfud MD. Medcom/Nur Azizah

Mahfud Tanggapi Keluhan MUI Terkait Penutupan Masjid

Nasional Virus Korona PSBB
Nur Azizah • 19 Mei 2020 20:50
Jakarta: Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) merespons kabar yang menyatakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) kecewa banyak masjid ditutup. Sementara, banyak pusat perbelanjaan dan kantor-kantor tetap beroperasi meski ada wabah korona (covid-19).
 
"Saya tidak melihat sih kalau ada misalnya MUI kecewa dengan apa yang terjadi. Pertama, itu kan pernyataan orang MUI, bukan MUI secara organisasi," kata Mahfud di Jakarta, Selasa, 19 Mei 2020.
 
Baca:Din Syamsuddin Minta Pemerintah Konsisten Terapkan PSBB

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia membenarkan ada perusahaan yang tetap buka. Namun, Mahfud memastikan semua yang buka ialah 11 sektor yang diizinkan.
 
Rinciannya yakni sektor bidang pertahanan dan keamanan, ketertiban umum, kebutuhan pangan, bahan bakar minyak dan gas, pelayanan kesehatan, perekonomian, keuangan, komunikasi, industri, ekspor dan impor, distribusi, logistik, dan kebutuhan dasar lainnya.
 
"Saya kira yang dibuka itu bukan melanggar hukum juga karena memang ada sektor atau 11 sektor tertentu yang oleh undang-undang boleh dibuka dengan protokol," ujarnya.
 
Sementara sektor lain yang mengabaikan aturan akan diberi sanksi. Seperti yang menimpa perusahaan perabot rumah tangga, IKEA.
 
Menurut Mahfud, IKEA juga diminta menutup gerainya, karena tak termasuk sektor yang dikecualikan. "Yang melanggar ketentuan itu juga ditindak yang tidak sesuai dengan aturan itu," jelas Mahfud.
 
Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin meminta pemerintah konsisten menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Pemerintah diminta tak mendiskriminasi masyarakat.
 
"Peraturan tersebut perlu dilaksanakan secara berkeadilan, jangan melarang umat Islam melakukan salat jemaah di masjid tapi mengizinkan orang banyak menumpuk di bandara dan tempat keramaian lain," kata Din di Jakarta, Selasa, 19 Mei 2020.
 

(ADN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif