Dua Korban Likuefaksi Ditemukan
Anggota Basarnas mengevakuasi jenazah yang terjebak reruntuhan bangunan mencari korban gempa di Perumahan Nasional Balaroa, Palu Barat, Sulawesi Tengah. Foto: MI/Susanto.
Palu: Tim SAR gabungan kembali mengevakuasi jenazah di lokasi likuefaksi, Kelurahan Petobo, Sulawesi Tengah. Pencarian dipimpin langsung Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

"Dua jenazah ditemukan saat tim membersihkan puing-puing bangunan yang dihantam likuefaksi," kata Kepala Basarnas Palu Basrano seperti dilansir Antara, Senin, 5 November 2018. 

Menurut dia, kedua jenazah dievakuasi menggunakan alat manual, pada pukul 15.50 Wita. Mengingat korban sudah cukup lama dipendam, kondisi jenazah tidak dapat lagi dikenali, hanya berbentuk kerangka. 


Namun, ada warga yang mengklaim jenazah itu adalah anggota keluarganya. Jenazah diperkirakan anak kecil dan orang dewasa. "Kini jenazah itu sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan," imbuh Basrano. 

Ia menambahkan tidak menutup kemungkinan dalam pembersihan puing-puing ditemukan lagi kerangka jenazah. Pasalnya, jika melihat kondisinya, masih banyak korban tertimbun di bawah lumpur yang mengering. 

Baca: Pemprov Sulsel Tutup Posko Pengungsian Korban Gempa

Di Palu, penanggulangan bencana tengah dilakukan. Hal ini sebagaimana ditetapkan dalam masa tanggap darurat transisi menuju pemulihan dan rekonstruksi yang melibatkan prajurit TNI yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad).

Hingga kini, total korban yang dievakuasi oleh tim Basarnas di Petobo sebanyak 959 orang, 86 di antaranya selamat dan 873 meninggal dunia. Sementara itu, dua ribu lebih korban jiwa dan memaksa puluhan ribu warga mengungsi serta 5.000an lainnya belum diketahui nasibnya.






(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id