Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Medcom.id
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Medcom.id

Menkes Jabarkan Ciri Daerah Sudah Masuk Kasus Covid-19 Varian Delta

Nasional Kenaikan PPh Virus Korona kemenkes protokol kesehatan Satgas Covid-19 Mutasi virus
Media Indonesia.com, M Iqbal Al Machmudi • 10 Juli 2021 04:40
Jakarta: Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan dua ciri seseorang terpapar virus covid-19 varian delta. Varian yang pertama kali ditemukan di India ini menyebar lebih cepat.
 
"Pertama adalah Cycle Threshold atau CT Value lebih rendah dan kedua adalah masa aktif virusnya lebih cepat," kata Budi dalam konferensi pers virtual PPKM Darurat Luar Jawa Bali, Jumat, 9 Juli 2021.
 
Masa aktif virus covid-19 varian Delta lebih cepat dan tingkat sembuh juga lebih cepat. Namun, tingkat keparahan lebih cepat sehingga intervensi perawatan berbeda.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Budi mencontohkan daerah dengan CT Value rendah, besar kemungkinan virus covid-19 varian Delta sudah masuk ke daerah tersebut. Misalnya, Provinsi Sumatra Barat pada Desember 2020 minimal CT Value ada di angka 12,15.
 
Kemudian pada Juni 2021 hanya di level 7,46. Bahkan di DKI Jakarta dan Bangkalan, CT Value hanya 9,54.
 
(Baca: 436 Kasus Covid-19 Varian Delta Terdeteksi di Indonesia)
 
"Sehingga dengan menggunakan komparasi seperti ini kita bisa menduga bahwa daerah yang rata-rata CT Value minimalnya rendah kemungkinan sudah dimasuki (covid-19 varian) Delta," ucap dia.
 
Pihaknya melakukan persiapan lebih baik mengantisipasi penyebaran varian Delta yang lebih cepat, namun tidak lebih mematikan. Budi menyebut perawatan di rumah sakit dan testing mesti ditingkatkan.
 
Pemerintah sudah mengambil keputusan setiap uji PCR, CT value harus dimasukkan ke sistem. Selama ini hal itu belum pernah dimasukkan. Sehingga Kementerian Kesehatan bisa mengantisipasi daerah-daerah yang terjadi penyebaran varian Delta.
 
"Hari Senin (12 Juli 2021) akan roll out di seluruh provinsi termasuk di luar Pulau Jawa," tutur dia.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif