Ilustrasi peretasan. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi peretasan. Medcom.id/M Rizal

Data Rahasia Penduduk Indonesia Diduga Sudah Lama Beredar

Nasional perlindungan data pribadi
Surya Perkasa • 22 Mei 2020 06:43
Jakarta: Data rahasia 2,3 juta penduduk Indonesia berupa NIK, tempat tanggal lahir, dan nomor KK (NKK) beredar di dunia maya. Data tersebut diduga sudah lama beredar di kalangan kelompok peretas dan pencuri data yang berbasis di Indonesia.
 
Peredaran data penduduk ini diungkap akun Twitter @underthebreach, spesialis pengawasan pembobolan data. Data jutaan warga ini beredar di sebuah forum kejahatan siber yang diikutinya.
 
"Aktor (pembocor) data tidak (peretas) terkenal. Dia belum tentu orang yang pertama mendapat data ini. Sangat mungkin data tersebut sudah beredar di forum (peretas) lebih kecil yang berbasis di Indonesia," kata @underthebreach kepada Medcom.id, Jumat dini hari, 22 Mei 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Akun yang membocorkan data penduduk Indonesia ini disebutnya banyak membocorkan informasi atau membuka diskusi seputar Indonesia. Dia menduga akun tersebut mendapat data yang dikumpulkan peretas pada 2013.
 
"Aktor (yang sama) mengklaim akan membocorkan data 200 juta penduduk lainnya dalam waktu dekat," kata dia.

Baca: Data 2,3 Juta Penduduk Indonesia Bocor di Dunia Maya
 
Akun @underthebreach mengungkap seseorang telah membagikan data mentah berisi nama, alat, NIK, dan nomor KK tersebut di sebuah forum. Data tersebut diduga milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) karena kop surat data bertuliskan daftar pemilih tetap (DPT) untuk Pemilihan Umum Legislatif 2014.
 
"Sangat bermanfaat bagi yang membutuhkan untuk mendaftar nomor telepon (Anda memerlukan NIK dan NKK untuk registerasi), atau dapat digunakan untuk ambil data nomor telepon dari Indonesia," kata pembocor data.
 
Cuitan akun ini langsung banyak dikomentari dan diteruskan ribuan akun Twitter lain. Banyak yang mempertanyakan keamanan dan perlindungan data penduduk Indonesia.
 
Baca: Kemendagri Sebut Perlindungan Data DPT di Tangan KPU

 

(SUR)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif