Jamkrindo bagikan 30 ribu paket penunjang pendidikan kepada 132 sekolah. (Foto: Medcom.id/ Gervin N)
Jamkrindo bagikan 30 ribu paket penunjang pendidikan kepada 132 sekolah. (Foto: Medcom.id/ Gervin N)

Jamkrindo Berikan 30 Ribu Paket Bantuan Pendidikan

Nasional perum jamkrindo
Gervin Nathaniel Purba • 24 Juli 2018 11:28
Jakarta: Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia (Perum Jamkrindo) memberikan bantuan 30 ribu paket penunjang pendidikan kepada 132 sekolah di seluruh wilayah Indonesia. Kegiatan ini merupakan rangkaian Gerakan Jamkrindo Peduli Pendidikan dalam rangka memperingati ulang tahun ke-48 Jamkrindo.
 
Bantuan 30 ribu paket penunjang pendidikan akan diserahkan kepada 132 sekolah, yaitu 66 SD dan 66 SMP. Bantuan berupa buku pelajaran, seragam sekolah, alat tulis, dan buku pengetahuan tersebut dikumpulkan oleh seluruh karyawan/karyawati Jamkrindo secara sukarela.
 
Sekretaris Perusahaan Perum Jamkrindo, Bari, mengatakan Gerakan Jamkrindo Peduli Pendidikan didorong oleh keinginan untuk turut berperan dalam memajukan kualitas pendidikan Indonesia. Gerakan ini merupakan inisiasi seluruh karyawan Jamkrindo, mulai dari level karyawan, direksi, hingga ke dewan pengawas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pada hari ini, kami serentak melakukan pembagian di seluruh wilayah Indonesia yang dilakukan oleh sembilan kantor wilayah, 56 kantor cabang kami di seluruh Indonesia. Untuk di kantor pusat, kami lakukan di Sekolah Al-Irsyad Al-Islamiyah," ujar Bari kepada Medcom.id, usai penyerahan bantuan di Sekolah Al-Irsyad Al-Islamiyah, Jalan KH. Hasyim Ashari, Jakarta Pusat, Selasa, 17 Juli 2018.
 
Pada kesempatan itu, Bari menyerahkan 6.000 paket penunjang pendidikan yang diberikan secara simbolis kepada Sekolah Al-Irsyad Al-Islamiyah. Total sekitar 53 ribu barang yang dikemas dalam 30 ribu paket penunjang pendidikan untuk diserahkan ke 132 sekolah.
 
Jamkrindo Berikan 30 Ribu Paket Bantuan Pendidikan
(Foto: Medcom.id/ Gervin Nathaniel)
 
"Kami sangat berkomitmen dan turut aktif melakukan berbagai kegiatan peduli pendidikan. Kami ingin membantu memudahkan siswa/siswi untuk memiliki buku tulis," kata Bari.
 
Bari menilai bantuan ini diberikan pada waktu yang tepat, saat masih memasuki masa pengenalan lingkungan sekolah. Sebagaimana diketahui, Selasa, 17 Juli 2018, merupakan hari kedua masuk sekolah setelah libur panjang kenaikan kelas.
 
Jamkrindo Berikan 30 Ribu Paket Bantuan Pendidikan
(Foto: Medcom.id/ Gervin Nathaniel)
 
"Kita turut andil menyejahterakan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah dan turut serta mencerdaskan bangsa," kata dia.
 
Ditemui di lokasi yang sama, Kepala Sekolah Al-Irsyad Al-Islamiyah Junaidin H Ishaka menyampaikan terima kasih kepada Jamkrindo yang telah memberikan bantuan penunjang pendidikan. Bantuan ini dinilai dapat meningkatkan semangat anak-anak untuk belajar lebih giat.
 
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Jamkrindo karena sangat membantu sekolah kami. Pengaruhnya besar sekali, karena walau kita dapat Kartu Jakarta Pintar, bantuan ini sangat membantu karena ada berbagai macam alat tulis," kata Junaidin. Dia berharap bantuan ini semakin mendorong siswa untuk berprestasi.
 
Jamkrindo Berikan 30 Ribu Paket Bantuan Pendidikan
(Foto: Medcom.id/ Gervin Nathaniel)
 
Pantuan Medcom.id, peserta didik baik siswa SD maupun SMP sangat antusias menyaksikan penerimaan bantuan tersebut. Mereka pun berjanji belajar lebih maksimal untuk menggapai cita-cita dan mengukir prestasi.
 
Penyerahan puluhan ribu paket tersebut sekaligus memecahkan rekor MURI sebagai pemberian paket pendidikan terbanyak, mengalahkan Alfamart dengan 20 ribu paket. Rencananya penyerahan sertifikat MURI akan dilangsungkan pada Sabtu, 21 Juli 2018.
 
Selain kegiatan tersebut, Jamkrindo juga telah mengadakan serangkaian kegiatan bakti sosial, yaitu bantuan operasi katarak gratis kepada 70 orang di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, donor darah, dan pemberian bantuan 4.800 paket sembako dan santunan untuk 3.470 anak yatim.
 
Dalam rangka menjalin sinergi antar Badan Usaha Milik Negara, Perum Jamkrindo juga menyediakan fasilitas dan perlengkapan untuk 21 taman bacaan di berbagai daerah di Indonesia. Taman bacaan ini mendukung kegiatan belajar untuk SD, SMP, dan SMA.
 

(ROS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif