Suasana diskotek Old City yang disegel oleh Satpol PP di Jakarta Barat, Selasa, 23 Oktober 2018 - ANT/Wahyu Putro A.
Suasana diskotek Old City yang disegel oleh Satpol PP di Jakarta Barat, Selasa, 23 Oktober 2018 - ANT/Wahyu Putro A.

Diskotek Old City Ditutup Permanen

Nasional hiburan malam
Theofilus Ifan Sucipto • 05 April 2019 12:31
Jakarta: Pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi menutup diskotek Old City di kawasan Tambora, Jakarta Barat. Tempat hiburan itu ditutup lantaran terbukti ada penyalahgunaan narkotika.
 
"Iya betul terbukti melanggar sehingga ditutup usaha Old City-nya," kata Kasatpol PP Arifin saat dihubungi, Jumat, 5 April 2019.
 
Dia menyebut penutupan Old City kali ini bersifat permanen. Sebelumnya, penutupan tempat hiburan malam itu masih menunggu proses pencabutan izin dari Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini penutupan permanen. Kalau dulu bersifat sementara menunggu proses yang dilakukan dinas pariwisata dan dari PTSP dalam rangka mencabut izin usahanya," ujar Arifin.
 
Dia menyebut penutupan Old City adalah hasil rangkaian pemeriksaan. Saat penutupan sementara, kata Arifin, Old City bisa saja dibuka kembali jika hasil pemeriksaan narkoba negatif.
 
"Nah ini hasilnya positif ya kita permanenkan penutupannya," pungkas Arifin.
 
(Baca juga:Disparbud DKI Ancam Cabut Izin Diskotek Old City)
 
Sebelumnya, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta mengancam akan menutup diskotek Old City secara permanen bila terbukti terlibat dalam peredaran narkotika. Namun, Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Asiantoro belum bisa bertindak sebelum hasil penyelidikan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta terbit.
 
"Saya menunggu hasil dari BNNP terkait hasil operasi kemarin malam. Kalau positif terlibat, kita keluarkan surat (pencabutan Tanda Daftar Usaha Pariwisata)," kata Asiantoro ketika dihubungi, Selasa, 23 Oktober 2018.
 
Pada Minggu, 21 Oktober 2018, Satuan Polisi Pamong Praja menggerebek diskotek Old City. Dalam penggerebekan itu sebanyak 52 pengunjung dinyatakan positif menggunakan narkoba jenis inex dan ekstasi. Setelah dilakukan razia, Satpol PP menyegel diskotek yang berada di Tambora, Jakarta Barat itu.
 
"Kami sudah panggil pengelolanya. Menurut mereka, ya mereka taat, orang pasti akan bilang begitu. Tapi, kita tunggu saja hasilnya dari BNNP," pungkas Asiantoro.
 
Berdasarkan Pergub Nomor 18 Tahun 2018, tempat hiburan yang terbukti terlibat dalam kasus narkoba, prostitusi, dan perjudian akan langsung dicabut izin usahanya tanpa ada surat peringatan. Selain itu, pihak manajemen terkait juga tidak dibolehkan mengajukan izin usaha baru.

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif