Jakarta: Sebanyak 15 orang mahasiswa Papua dibawa ke Polda Metro Jaya. Mereka ditangkap saat demo buruh di sekitar Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.
"Kita amankan karena mereka mau unjuk rasa tanpa surat izin pemberitahuan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu, 1 Mei 2021.
Yusri menegaskan setiap unjuk rasa mesti memberitahukan ke polisi. Demo juga mesti memiliki izin.
Mereka dibawa ke Polda Metro Jaya untuk didata. "Setelah didata, kita suruh pulang," ungkap Yusri.
Sejumlah elemen buruh menggelar demonstrasi menyambut Hari Buruh di sejumlah titik di Ibu Kota. Seperti Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), dan depan Kantor International Labour Organization (ILO), Jakarta Pusat.
Sebanyak 6.394 personel gabungan dikerahkan mengamankan demo buruh. Mereka terdiri atas TNI-Polri dan Pemerintah Daerah (Pemda).
(Baca: Bertemu Moeldoko, Serikat Buruh Sampaikan Aspirasi Soal UU Ciptaker)
Jakarta: Sebanyak 15 orang mahasiswa Papua dibawa ke
Polda Metro Jaya. Mereka ditangkap saat
demo buruh di sekitar Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.
"Kita amankan karena mereka mau unjuk rasa tanpa surat izin pemberitahuan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu, 1 Mei 2021.
Yusri menegaskan setiap unjuk rasa mesti memberitahukan ke polisi. Demo juga mesti memiliki izin.
Mereka dibawa ke Polda Metro Jaya untuk didata. "Setelah didata, kita suruh pulang," ungkap Yusri.
Sejumlah elemen buruh menggelar demonstrasi menyambut Hari Buruh di sejumlah titik di Ibu Kota. Seperti Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), dan depan Kantor International Labour Organization (ILO), Jakarta Pusat.
Sebanyak 6.394 personel gabungan dikerahkan mengamankan demo buruh. Mereka terdiri atas TNI-Polri dan Pemerintah Daerah (Pemda).
(Baca:
Bertemu Moeldoko, Serikat Buruh Sampaikan Aspirasi Soal UU Ciptaker)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)