Ilustrasi penyekatan. MI Andri Widiyanto
Ilustrasi penyekatan. MI Andri Widiyanto

Gara-gara Arogan, Begini Nasib Polisi Pencegat Paspampres di Jakbar

Cindy • 08 Juli 2021 16:43
Jakarta: Sejumlah anggota pasukan pengamanan presiden (Paspampres) menggeruduk markas Polres Metro Jakarta Barat pada Rabu malam, 7 Juli 2021. Aksi ini buntut dari tindak arogan anggota polisi terhadap anggota paspampres di pos penyekatan PPKM Darurat di Daan Mogot, Jakarta Barat. 
 
Anggota Polres Metro Jakarta Barat yang diduga bertindak arogan itu mendapat getahnya. Saat ini dia tengah diperiksa Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya. 
 
"Anggota saya juga diperiksa di Propam Polda supaya tidak terulang lagi di lapangan," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo di Jakarta, Kamis, 8 Juli 2021. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemeriksaan guna mengetahui runtutan kronologi kasus tersebut. Kepolisian meminta maaf kepada anggota Paspampres yang merasa dirugikan. Menurut Ady, keributan tersebut terjadi karena kesalahpahaman. 
 
"Saya sudah meminta maaf secara langsung kepada Komandan Paspampres (Mayor Jenderal TNI Agus Subiyanto). Permasalahan sudah selesai dan tetap sienrgi TNI Polri menjaga negeri," ucapnya. 
 
Baca: Danpaspampres Sebut Petugas Penyekatan Belum Paham Aturan PPKM Darurat
 
Kericuhan itu berawal saat seorang anggota Paspampres bernama Praka Izroi Gajah tak bisa melintasi pos penyekatan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, Rabu, 7 Juli 2021. 
 
Saat itu, Izroi diamankan sejumlah petugas penyekatan. Alasannya, Izroi tak mau menunjukkan kartu tanda anggota (KTA) Paspampres kepada petugas yang berjaga. 
 
Izroi sempat adu mulut dengan petugas dan tak mau memperlihatkan KTA. Pasalnya, petugas yang berjaga tak berpakaian dinas.
 
Izroi juga menyampaikan sedang buru-buru lantaran harus mengikuti apel dan akan bertugas. Adu mulut itu berujung leher Izroi dipiting oleh petugas dan dibawa ke pos polisi. 
 
Setelah sempat berdebat, Izroi akhirnya menunjukkan KTA tersebut hingga diperbolehkan melintas. Tindakan kasar terhadap Izroi menuai respons negatif dari anggota Paspampres lainnya. 
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif