Verry Idham heryansyah alias Ryan Jombang, pembunuh berantai. Foto: AFP/Novi
Verry Idham heryansyah alias Ryan Jombang, pembunuh berantai. Foto: AFP/Novi

Rekam Jejak Ryan Jombang yang Adu Jotos dengan Bahar bin Smith

Cindy • 19 Agustus 2021 17:08
Jakarta: Ryan Jombang dikabarkan adu jotos dengan Habib Bahar bin Smith di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Perselisihan antara dua narapidana itu dipicu masalah uang.
 
"Ada perselisihan di Lapas. Itu kan sulit dihindari perselisihan, tapi sudah selesai. Ada masalah tentang uang lah, dan dengan pengacaranya itu sudah selesai," kata Kepala Lapas Gunung Sindur, Mujiarto saat dihubungi, Rabu, 18 Agustus 2021.
 
Mujiarto menjelaskan keduanya sempat adu mulut. Kemudian Bahar bin Smith memukul Ryan Jombang.
 
"Adu mulut, disentil, dipukul lah itu Ryan Jombang, tapi dua pihak itu sudah memahami," tuturnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Adu Jotos dengan Bahar bin Smith, Begini Kondisi Ryan Jombang
 
Lalu siapa sosok Ryan Jombang yang beradu pukulan dengan Bahar bin Smith? Berikut informasi selengkapnya.

Rekam jejak Ryan Jombang

Ryan Jombang yang memiliki nama lengkap Very Idham Henyansyah merupakan sosok pembunuh berantai yang melakukan aksi dalam rentang waktu 2006-2008. Tercatat Ryan Jombang telah membunuh 11 orang dengan cara kejam di Jakarta dan Jombang, Jawa Timur.
 
Dia merupakan pria asal Jombang yang dinyatakan bersalah oleh pengadilan dan divonis hukuman mati. Kasus Ryan terbongkar berawal dari penemuan potongan mayat di dekat Kebun Binatang ragunan, Jakarta Selatan pada 12 Juli 2008. 
 
Korban diketahui bernama Heru Santoso, 40, seorang manager perusahaan swasta di Jakarta. Terungkap bahwa Ryan memiliki orientasi seksual terhadap laki-laki. 
 
Dia merasa cemburu saat Heri menggoda kekasihnya, Noval. Alhasil, Ryan menghabisi nyawa korban di apartemen miliknya di Margonda Garden Residance kamar 309. Ryan pun menggunakan ATM Heru untuk berfoya-foya. 

Buntut kasus pembunuhan berantai

Berdasarkan kasus yang mencuat di pertengahan 2008 itu, laporan warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya bermunculan. Mereka merasa anggota keluarganya hilang usai dekat dengan Ryan. 
 
Pria asal Jombang itu pun mengaku telah membunuh 10 orang. Polisi melakukan penelusuran dan menemukan empat orang dikubur di bekas kolam ikan di belakang rumah orang tua Ryan di Jombang. 
 
Saat ditemukan, sebagian besar jasad sudah berbentuk kerangka. Sedangkan, enam korban lainnya di kubur di halaman belakang. 
 
Baca: Ribut dengan Ryan Jombang, Kuasa Hukum Bahar Smith : Bukan Karena Utang

Awal mula pembunuhan berantai

Ryan mengaku pertama kali membunuh seorang pria bernama Guruh Setyo Pramono alias Guntur, 27, pada Juli 2007. Korban dipukul dengan benda keras hingga tewas dan kemudian jasadnya digulung dengan kasur dan dibakar.
 
Sebagian besar korban Ryan berjenis kelamin laki-laki. Dari 11 orang yang menjadi korban pembunuhan, ada seorang perempuan bernama Nanik Hidayati dan anaknya yang berusia 3 tahun, Sylvia Ramadani Putri. 
 
Kasus pembunuhan terus berlangsung hingga dia diseret ke Pengadilan Negeri Depok pada 6 April 2009. Ryan dijatuhi hukuman mati. 
 
(MBM)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif