Jakarta: Malam Lailatul Qadar merupakan salah satu malam paling istimewa dalam bulan Ramadan. Malam ini disebut lebih baik dari seribu bulan dan menjadi momen yang sangat dinantikan bagi umat Islam.
Keutamaan malam ini dijelaskan dalam Al-Qur’an melalui firman Allah SWT dalam Surah Al-Qadr:
“Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al-Qadr: 3)
Oleh karenanya, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, doa, dan istighfar di sepuluh malam terakhir. Pasalnya, malam Lailatul Qadar disebut jatuh pada malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan.
Hal tersebut sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadis:
Dari Aisyah r.a. ia menuturkan, "Sesungguhnya Rasulullah s.a.w. bersabda, 'Carilah malam qadar pada malam-malam ganjil pada sepuluh terakhir bulan Ramadan'. (Hadis Shahih, riwayat al-Bukhari: 1878 dan Muslim: 1998)
Doa Lailatul Qadar
Melansir NU Online, Doa Lailatul Qadar dapat dibaca sepanjang bulan Ramadhan atau secara khusus pada 10 hari terakhir Ramadhan.
Adapun terdapat dua doa yang dianjurkan untuk dibaca saat malam Lailatul Qadar. Salah satunya adalah doa yang diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW kepada Aisyah RA. Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan dijelaskan pula dalam berbagai kajian keislaman.
Rasulullah SAW bersabda ketika Aisyah bertanya tentang doa yang sebaiknya dibaca saat mendapatkan malam Lailatul Qadar, diriwayatkan Imam At-Tirmidzi:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.”
Doa lainnya yang bisa dibaca saat malam Lailatul Qadar adalah sebagai berikut:
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allāhumma innaka afuwwun karīmun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī (‘annā jika dibaca berjamaah)
Artinya: “Ya Allah, sungguh Engkau maha pemaaf yang pemurah. Engkau juga menyukai maaf. Oleh karena itu, maafkanlah aku (maafkanlah kami).”
Jakarta: Malam
Lailatul Qadar merupakan salah satu malam paling istimewa dalam bulan Ramadan. Malam ini disebut lebih baik dari seribu bulan dan menjadi momen yang sangat dinantikan bagi umat Islam.
Keutamaan malam ini dijelaskan dalam Al-Qur’an melalui firman Allah SWT dalam Surah Al-Qadr:
“Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al-Qadr: 3)
Oleh karenanya, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, doa, dan istighfar di sepuluh malam terakhir. Pasalnya, malam Lailatul Qadar disebut jatuh pada malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan.
Hal tersebut sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadis:
Dari Aisyah r.a. ia menuturkan, "Sesungguhnya Rasulullah s.a.w. bersabda, 'Carilah malam qadar pada malam-malam ganjil pada sepuluh terakhir bulan Ramadan'. (Hadis Shahih, riwayat al-Bukhari: 1878 dan Muslim: 1998)
Doa Lailatul Qadar
Melansir NU Online, Doa Lailatul Qadar dapat dibaca sepanjang bulan Ramadhan atau secara khusus pada 10 hari terakhir Ramadhan.
Adapun terdapat dua doa yang dianjurkan untuk dibaca saat malam Lailatul Qadar. Salah satunya adalah doa yang diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW kepada Aisyah RA. Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan dijelaskan pula dalam berbagai kajian keislaman.
Rasulullah SAW bersabda ketika Aisyah bertanya tentang doa yang sebaiknya dibaca saat mendapatkan malam Lailatul Qadar, diriwayatkan Imam At-Tirmidzi:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.”
Doa lainnya yang bisa dibaca saat malam Lailatul Qadar adalah sebagai berikut:
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allāhumma innaka afuwwun karīmun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī (‘annā jika dibaca berjamaah)
Artinya: “Ya Allah, sungguh Engkau maha pemaaf yang pemurah. Engkau juga menyukai maaf. Oleh karena itu, maafkanlah aku (maafkanlah kami).”
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)