Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

4 Amalan Penting di 10 Hari Terakhir Ramadan, Jangan Sampai Terlewat!

Annisa ayu artanti • 07 Maret 2026 15:08
Ringkasnya gini..
  • Rasulullah meningkatkan ibadah pada 10 hari terakhir Ramadan sebagai teladan bagi umat Islam.
  • Sepuluh malam terakhir Ramadan menjadi momen penting untuk meraih Lailatul Qadar.
Jakarta: Sepuluh hari terakhir Ramadan merupakan momen yang sangat istimewa bagi umat Islam. Pada fase inilah banyak muslim berlomba-lomba meningkatkan kualitas ibadah demi meraih pahala berlipat dan keberkahan yang lebih besar.
 
Rasulullah SAW bahkan memberikan teladan nyata dengan memperbanyak ibadah pada periode tersebut. Hal ini sebagaimana diriwayatkan oleh Aisyah RA yang dilansir dari laman Kementerian Agama.
 
“Dari Aisyah RA, Rasulullah SAW sangat bersungguh-sungguh (beribadah) pada sepuluh hari terakhir (bulan ramadhan), melebihi kesungguhan beribadah di selain (malam) tersebut.” (HR. Muslim)

Hadis tersebut menunjukkan betapa besar keutamaan sepuluh hari terakhir Ramadan. Nabi Muhammad SAW sebagai teladan umat memperlihatkan kesungguhan luar biasa dalam beribadah, mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta mengajak keluarga untuk ikut menghidupkan malam-malam penuh kemuliaan tersebut.
 
Meski seluruh hari di bulan Ramadan penuh keistimewaan, sepuluh hari terakhir memiliki nilai yang lebih besar. Pada waktu inilah umat Islam dianjurkan untuk tidak mengendurkan ibadah, bahkan justru meningkatkan kesungguhan.
 
Baca juga: Menjemput Lailatul Qadar: Simak Jadwal dan Strategi Amalan Raih Keutamaan Malam Seribu Bulan

Mengapa 10 hari terakhir Ramadan sangat istimewa?

Ada beberapa alasan mengapa Rasulullah SAW meningkatkan ibadah pada sepuluh hari terakhir Ramadan.
 
Pertama, masa ini merupakan penutup bulan Ramadan yang penuh berkah. Dalam Islam, amalan seseorang sering dinilai dari bagaimana penutupnya.
 
Kedua, sepuluh malam terakhir termasuk malam-malam yang sangat dicintai Rasulullah SAW sehingga beliau memaksimalkan ibadah pada waktu tersebut.
 
Ketiga, adanya harapan untuk meraih malam Lailatul Qadar, yaitu malam kemuliaan yang nilainya lebih baik daripada ibadah selama seribu bulan.
 
Keempat, Rasulullah memberikan teladan agar umatnya tidak terlena oleh kesibukan menjelang Idul Fitri sehingga melupakan keutamaan ibadah di penghujung Ramadan.

Amalan yang dilakukan di 10 hari terakhir Ramadan

1. Memperpanjang Shalat Malam
 
Salah satu amalan utama yang dilakukan Rasulullah SAW pada sepuluh malam terakhir adalah memperbanyak shalat malam. Nabi menghidupkan malam-malam tersebut dengan berbagai ibadah seperti shalat, zikir, dan doa hingga menjelang fajar.
 
Kesungguhan tersebut juga ditularkan kepada anggota keluarganya agar bersama-sama merasakan kekhusyukan ibadah di malam Ramadan.
 
2. Memperbanyak Sedekah
 
Selain ibadah ritual, Rasulullah juga mencontohkan pentingnya memperbanyak sedekah di sepuluh hari terakhir Ramadan. Sedekah menjadi wujud syukur atas nikmat dipertemukan dengan bulan suci sekaligus sebagai penyempurna ibadah puasa.
 
Dalam Islam, keseimbangan antara ibadah kepada Allah dan kepedulian sosial menjadi bagian penting dari kualitas keimanan.
 
3. I’tikaf
 
Amalan lain yang sangat dianjurkan pada sepuluh hari terakhir Ramadan adalah i’tikaf. I’tikaf berarti berdiam diri di masjid dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui berbagai ibadah seperti zikir, doa, membaca Al-Qur’an, shalat sunnah, serta memohon ampunan.
 
4. Memperbanyak Tilawah Al-Qur’an
 
Membaca Al-Qur’an atau tilawah juga menjadi amalan penting yang dianjurkan pada sepuluh hari terakhir Ramadan. Banyak umat Islam memanfaatkan waktu tersebut untuk memperbanyak bacaan Al-Qur’an, baik di masjid maupun di rumah.
 
Tilawah merupakan ibadah yang ringan namun memiliki pahala besar. Tidak sedikit muslim yang menjadikan akhir Ramadan sebagai momen untuk menyelesaikan khataman Al-Qur’an.
 
Bagi sebagian orang yang memiliki kesibukan sehari-hari, khatam Al-Qur’an sekali selama Ramadan sudah menjadi target yang realistis. Namun, semangat membaca Al-Qur’an tetap dianjurkan untuk ditingkatkan, khususnya pada sepuluh hari terakhir bulan suci.
 
Sepuluh malam terakhir Ramadan adalah waktu yang sangat berharga. Pada fase inilah peluang meraih pahala besar terbuka lebar, termasuk kesempatan mendapatkan kemuliaan malam Lailatul Qadar.
 
Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memanfaatkan momen ini dengan memperbanyak ibadah, meningkatkan keikhlasan, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
 
Jangan sampai detik-detik terakhir Ramadan yang sangat berharga justru terlewat karena kelalaian.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>