Jiwa dalam Tari
Ilustrasi tari topeng. (Foto: Antara/Agus Bebeng)
Jakarta: Indonesia memiliki beragam seni tari tradisional dengan ciri khas yang berbeda di setiap daerahnya. Beragam seni tari ini menjadi daya tarik wisatawan mancanegara.

Mereka bukan sekadar seniman tari, melainkan sebagai sosok yang menjiwai seni dan budaya tari dalam kehidupannya masing-masing.

Aerli Rasinah, misalnya. Cucu dari seniman tari topeng, Mimih Rasinah ini telah berkecimpung dalam dunia tari topeng karena sering melihat neneknya berlatih dan melakukan pagelaran Tari Topeng.


Perempuan berdarah Jawa-Madura ini sangat menyukai setiap detail dan makna gerakan tari topeng, sehingga membuatnya tertarik menjadi pewaris. 

Selanjutnya ada Mila Rosinta, seorang seniman muda Tari Jawa. Mila tertarik belajar menari jawa sejak umur lima tahun ketika harus menampilkan Tari Japong di sekolahnya.

Perempuan berusia 34 tahun ini memiliki sanggar tari sendiri yang juga bekerja sama dengan seniman local di kawasan Bantul, Yogyakarta. Tidak hanya sekedar menari, Rosinta juga mengajarkan tentang sejarah budaya, khususnya seni tari di Indonesia.

Lalu ada seniman tari yang namanya sudah tidak diragukan lagi, yaitu Restu Imansari. Pada usia senja, Restu tidak hanya aktif menari, namun juga membuat sebuah karya pertunjukan yang berkolaborasi dengan seniman internasional, seperti Tadashi Suzuki asal Jepang.

Saksikan selengkapnya kiprah mereka dalam program IDEnesia pada Minggu, 28 Oktober 2018, pukul 21.30 WIB hanya di Metro TV.



(ROS)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id