ABK WNI yang kembali ke Jerman untuk bekerja di kapal pesiar. Foto: Dok.KBRI Berlin
ABK WNI yang kembali ke Jerman untuk bekerja di kapal pesiar. Foto: Dok.KBRI Berlin

Kemenko Marves Integrasikan Data Pelindungan AKP

Nasional ABK WNI
Theofilus Ifan Sucipto • 30 Juli 2020 13:46
Jakarta: Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) berupaya mengintegrasikan data dan dokumen pelaut Indonesia. Informasi dalam satu sistem diyakini memperkuat upaya perlindungan awak kapal perikanan (AKP).
 
"Insyallah bisa menelusuri pergerakan pelaut mulai dari sekolah sampai ditempatkan ke luar negeri, sampai kembali ke dalam negeri," kata Asisten Deputi Keamanan dan Ketahanan Maritim, kemenko Marves, Basilio Dias Araujo, dalam diskusi virtual di Jakarta, Kamis, 30 Juli 2020.
 
Rencananya, kata Basilio, Kemenko Marves menggandeng lima kementerian/lembaga lain. Yakni Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), dan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Pemerintah Berkomitmen Melindungi AKP dari Pelanggaran HAM
 
Setiap kementerian memiliki tugas dan peran masing-masing. Misalnya Kemendagri memverifikasi Nomor Induk Kependudukan (NIK), Kemenkumham memverifikasi pengajuan paspor pelaut, dan Kemenlu mendata laporan dan penanganan kasus awak kapal di luar negeri.
 
"Masing-masing kementerian/lembaga memiliki metode identifikasi melalui dokumen kependudukan," kata Basilio.
 
Ketua Tim Nasional Perlindungan Awak Kapal Perikanan itu berharap integrasi ini segera rampung. Sehingga kasus kekerasan dan pelanggaran HAM kepada AKP tidak terulang lagi.
 
Diskusi ini sendiri digelar dalam rangka memperingati hari dunia menentang perdagangan orang yang jatuh pada hari ini, Kamis, 30 Juli 2020. Awak kapal perikanan (AKP) kerap menjadi korban perdagangan orang saat bertugas.
 

(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif