Istimewa
Istimewa

Anthonius Gunawan Agung Dianugerahi Adikarya Dirgantara Pralabda

04 Oktober 2018 13:29
Jakarta: Petugas pengendali lalu lintas udara (ATC) Airnav Indonesia Anthonius Gunawan Agung yang meninggal saat bertugas pada gempa Palu, Sulawesi Tengah dianugerahi penghargaan Adikarya Dirgantara. Penghargaan diberikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kepada pihak keluarga almarhum di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), Jakarta, Kamis, 4 Oktober 2018. 
 
Menhub mengatakan almarhum Agung merupakan sosok yang sangat berjasa di dunia penerbangan dan menjadi contoh bagi seluruh insan perhubungan dalam menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh.  
 
"Agung adalah salah satu pahlawan dirgantara Indonesia dan aviasi dunia karena telah melampaui tugas yang diemban, sehingga mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan ratusan orang di pesawat Batik Air," katanya.

Baca: Almarhum Anthonius Gunawan Naik Pangkat Dua Tingkat
 
Selain memberikan penghargaan, Budi juga memohon kepada pihak keluarga serta Kementerian Sosial agar almarhum dimakamkan di Taman Makan Pahlawan.  "Saya mengusulkan almarhum dapat dimakamkan di taman makan pahlawan," katanya.
 
Menhub juga memberikan delapan kali gaji Agung kepada pihak keluarga senilai Rp800 juta dan menaikkan dua pangkat kepada almarhum. 
 
Almarhum Agung merupakan petugas ATC yang meninggal saat gempa berkekuatan 7,4 skala richter di Palu pada Jumat 28 September 2018.  Agung enggan menuruni menara ATC di mana tempat ia berada karena masih memberikan instruksi kepada pesawat Batik Air yang belum tinggal landas secara sempurna (airborne).  
 
Akhirnya, setelah menyelesaikan tugasnya, Agung segera lompat dari lantai 4 menara dan mengalami kaki patah. Ia segera dibawa ke Balikpapan dengan helikopter, namun nyawanya sudah
tiada.  
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ALB)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>