Pemukiman Dekat Sesar Palu Koro Harus Dibuat Khusus

Deny Irwanto 04 Desember 2018 08:13 WIB
Gempa Donggala
Pemukiman Dekat Sesar Palu Koro Harus Dibuat Khusus
Wilayah Petobo, Kota Palu, Sulawesi Tengah yang terdampak gempa akibat berada di atas sesar Palu Koro - Medcom.id/Deny Irwanto.
Palu: Badan Informasi Geospasial (BIG) menyarankan pemerintah tidak membangun hunian di sepanjang lintasan sesar Palu Koro, Sulawesi Tengah. Kalaupun ingin membangun hunian perlu kekhususan, sebab sesar akan sering dilanda gempa. 

"Ini harus dijadikan pertimbangan, jangan membangun bangunan di atas sesar, harus ada koridor tertentu. Misalkan 100 meter dari sesar itu baru bisa dibangun," kata Deputi Bidang Informasi Geospasial Dasar Mohamad Arief Syafii di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin, 3 Desember 2018.

Arief menjelaskan hunian yang bakal dibangun di sekitar sesar Palu Koro juga tidak boleh sembarangan. Bangunan harus tahan gempa dan tidak mudah roboh.


(Baca juga: 1.200 Huntara di Palu Rampung Akhir Tahun)

Saat ini tim BIG masih melakukan pemetaan udara dengan menggunakan foto udara atau Lidar (Light Detection and Ranging) yang nantinya akan digunakan sebagai data untuk peta dasar.

Menurut Arief, hasil akhir dari peta dasar tersebut akan digunakan pemerintah untuk menentukan lokasi hunian dalam membangun Kota Palu, Sigi, Donggala, dan Parigi Moutong. 

"Pemerintah akan memindahkan ke lokasi baru yang lebih layak untuk dihuni.
Akuisisinya, pemotretannya diharapkan selesai akhir Desember, kemudian pemetaannya diharapkan bisa selesai akhir Januari 2019. Ini akan kita usahakan, kita akan kerahkan seluruh sumber daya nasional untuk membantu mempercepat penyediaan peta dasar ini," pungkas Arief.





(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id