Jakarta: Jhonlin Group melalui tim Jhonlin Rescue menerjunkan sebanyak 40 personel ke Kabupaten Aceh Tamiang untuk membantu proses pemulihan pascabencana banjir yang melanda wilayah tersebut.
Direktur PT Dua Samudera Perkasa, Efgar Welmar Santos, yang juga bertindak sebagai koordinator rescue, menyampaikan bahwa pengiriman relawan merupakan kelanjutan dari dukungan yang telah berjalan di lokasi terdampak.
Sebanyak 40 relawan yang dikerahkan ini terdiri dari berbagai unit usaha Jhonlin Group. Tim ini terdiri atas unsur media, rescue dan paramedic, pengawas alat, operator, pengemudi, serta mekanik yang memiliki pengalaman dalam penanganan kebencanaan dan dukungan operasional di lapangan.
“Sebelumnya sudah ada 31 unit alat yang kami kirimkan, dan kali ini kami memperkuatnya dengan sumber daya manusia yang berpengalaman di bidang rescue, medis, operator, hingga driver,” kata Efgar.
Baca Juga :
Aktivitas Warga Sungai Tabuk Terhenti Akibat Banjir, Bantuan Kemanusiaan Jhonlin Group Ringankan Beban
Direktur Plant Jhonlin Baratama sekaligus Koordinator Plant, Aries Yudi Kristanto, menekankan pentingnya menjaga disiplin, etika, dan profesionalisme selama bertugas. Menurutnya, relawan harus mampu menyesuaikan diri dengan budaya setempat serta menjaga koordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat, termasuk TNI. “Relawan dapat berkoordinasi selama 1x24 jam. Namun yang terpenting adalah menjaga sikap dan etika karena kita membawa nama besar perusahaan dan institusi negara,” tegasnya.
Para relawan diberangkatkan menggunakan kapal J7 Explorer milik Jhonlin Group. Pemanfaatan armada ini diharapkan dapat mempercepat mobilisasi personel dan perlengkapan, sehingga para relawan dapat segera memberikan bantuan secara optimal kepada masyarakat terdampak.
Jakarta: Jhonlin Group melalui tim
Jhonlin Rescue menerjunkan sebanyak 40 personel ke Kabupaten Aceh Tamiang untuk membantu proses pemulihan pascabencana banjir yang melanda wilayah tersebut.
Direktur PT Dua Samudera Perkasa, Efgar Welmar Santos, yang juga bertindak sebagai koordinator rescue, menyampaikan bahwa
pengiriman relawan merupakan kelanjutan dari dukungan yang telah berjalan di lokasi terdampak.
Sebanyak 40 relawan yang dikerahkan ini terdiri dari berbagai unit usaha Jhonlin Group. Tim ini terdiri atas unsur media, rescue dan paramedic, pengawas alat, operator, pengemudi, serta mekanik yang memiliki pengalaman dalam penanganan kebencanaan dan dukungan operasional di lapangan.
“Sebelumnya sudah ada 31 unit alat yang kami kirimkan, dan kali ini kami memperkuatnya dengan sumber daya manusia yang berpengalaman di bidang rescue, medis, operator, hingga driver,” kata Efgar.
Direktur Plant Jhonlin Baratama sekaligus Koordinator Plant, Aries Yudi Kristanto, menekankan pentingnya menjaga disiplin, etika, dan profesionalisme selama bertugas. Menurutnya, relawan harus mampu menyesuaikan diri dengan budaya setempat serta menjaga koordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat, termasuk TNI. “Relawan dapat berkoordinasi selama 1x24 jam. Namun yang terpenting adalah menjaga sikap dan etika karena kita membawa nama besar perusahaan dan institusi negara,” tegasnya.
Para relawan diberangkatkan menggunakan kapal J7 Explorer milik Jhonlin Group. Pemanfaatan armada ini diharapkan dapat mempercepat mobilisasi personel dan perlengkapan, sehingga para relawan dapat segera memberikan bantuan secara optimal kepada masyarakat terdampak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)