Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.

Satgas Beberkan Fase Baru Pengendalian Covid-19 di Indonesia

Nasional Virus Korona covid-19 pandemi covid-19 Satgas Covid-19
Ferdian Ananda • 11 Mei 2022 23:18
Jakarta: Pemerintah menilai Indonesia tengah masuk fase baru pengendalian covid-19. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai instrumen pengendalian covid-19.
 
"Dengan berkaca pada kondisi covid-19 secara nasional dan global, maka perlunya strategi pada fase baru covid-19 yang dapat dilakukan saat ini," tutur juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19 Wiku Adisasmito, Rau, 11 Mei 2022.
 
Pertama, kata Wiku, hidup berdampingan dengan covid-19. Secara bertahap, masyarakat harus mampu mengurangi pembatasan aktivitas yang secara bersamaan mendorong terbentuknya perilaku yang lebih sehat dan aman.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kedua, melindungi lebih optimal populasi berisiko. Misalnya, menggencarkan cakupan vaksin sesuai prioritas kelompok rentan dan menyusun strategi testing yang lebih spesifik.
 
Ketiga, mempertahankan resiliensi. Contohnya, konsistensi melakukan surveilans dan menyusun rencana kontijensi untuk vaksinasi, atau testing massal jika keadaan darurat kembali terjadi.
 
Baca: Satgas Covid-19: Pengubahan Level PPKM Berlanjut
 
Keempat, meningkatkan inovasi berdasarkan pembelajaran selama pandemi covid-19. Pengelolaan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan harus semakin massif untuk upaya deteksi dan pencegahan maupun pengobatan penyakit menular lainnya.
 
"Sehingga dengan implementasi upaya yang baik oleh seluruh elemen masyarakat secara global maka gelombang baru covid-19 tidak akan muncul kembali. Namun jika strategi ini tidak mampu dijalankan, maka perlu adanya kerelaan untuk kembali menjalani pengetatan aktivitas demi keselamatan dan kesehatan bersama," jelas dia.
 
Pemerintah memutuskan tetap menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dengan sistem level. Kondisi pandemi covid-19 di Indonesia tengah terkendali. Namun, upaya pengendalian dan pengawasan terus dijalankan menyesuaikan perkembangan terkini.
 
"PPKM secara fakta mampu melandaikan kondisi kenaikan kasus dan mempertahankannya hingga saat ini," kata Wiku.
 
Melihat kondisi nasional, kata dia, rawat inap pasien covid-19 menurun 97 persen. Kemudian, tingkat hunian tempat tidur RS hanya 2 persen. Kasus kematian menurun hingga 98 persen, dan positivity rate terus menurun hingga berada di angka 0,7 persen.
 
Sementara melihat kondisi global, pemerintah mewaspadai kenaikan kasus seperti di Jepang dan Taiwan. Serta adanya varian baru seperti Ba.4 dan Ba.5 di Afrika Selatan yang umumnya dikhawatirkan, adanya varian baru dapat menjadi pemantik gelombang kasus baru.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif