Kapolri Jenderal Tito Karnavian safari mengunjungi Habib Ali Bin Abdurahman Assegaf - Medcom.id/Arga Sumantri.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian safari mengunjungi Habib Ali Bin Abdurahman Assegaf - Medcom.id/Arga Sumantri.

Kapolri Safari ke Tokoh Islam

Nasional ormas islam
Arga sumantri • 07 Februari 2018 14:25
Jakarta: Kapolri Jenderal Tito Karnavian safari ke sejumlah tokoh Islam di Tanah Air. Siang ini misalnya, Tito mengunjungi tokoh muslim Habib Ali Bin Abdurahman Assegaf, di Tebet, Jakarta Selatan.
 
Tito mengaku sudah mengenal lama dan menganggap pimpinan Majelis Taklim Al-Afaf itu sebagai orang tuanya. Tiga hari lalu, Tito mendapat kabar kondisi Habib Ali kurang sehat.
 
"Jadi hari ini saya datang ke sini untuk memenuhi niat saya waktu mendengar beliau dalam kondisi kurang sehat," kata Tito di Tebet, Jakarta Selatan, Rabu, 7 Februari 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pertemuan Tito dan Habib Ali berlangsung tertutup. Usai pertemuan, Tito mengatakan kalau ia dan Habib Ali membicarakan banyak hal juga meminta doa.
 
"Doa-doa dukungan moril agar saya bisa bekerja dengan baik untuk menjaga bangsa ini, menjaga masyarakat keamanan dan ketertiban masyarakat sesuai tugas polisi," ucap Tito.
 
Kemarin, Tito juga mengunjungi tokoh Nahdatul Ulama (NU) Salahudin Wahid atau karib disapa Gus Sholah. Tito menjenguk Gus Sholah yang sudah enam hari dirawat di RS Pusat Otak Nasional (RS PON).
 
Setelah menjenguk Gus Sholah, Tito mengunjungi Ormas DPP Syarikat Islam Indonesia di Jalan Jelambar, Grogol petamburan, Jakarta Barat. Malam harinya, Tito menemui pimpinan Ormas Muhammadiyah, Din Syamsudin.
 
(Baca juga:Presiden: Ormas Harus Berjiwa Pancasila)
 
"Pikiran dan kiprah Pak Din sangat strategis dan berpengaruh. Kami diskusi ringan saja dan banyak ide serta gagasan dari Pak Din yang sangat positif. Saya sepakat dengan beliau," ucap Tito.
 
Sore nanti, rencananya Tito akan mengunjungi Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia di Senen, Jakarta Pusat.
 
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Muhammad Iqbal menuturkan safari Tito ke sejumlah tokoh dan ormas Islam ini guna memenuhi janjinya. Tito, kata Iqbal, pernah berucap kalau ingin silaturahmi.
 
Tito memang pernah mendapat banyak protes terkait pidatonya yang viral di media sosial tentang ormas Islam. Protes itu sempat menghiasi berbagai laman pemberitaan pekan lalu.
 
Video yang viral merupakan penggalan pidato lawas mantan Kadensus 88 itu di Pondok Pesantren Annawawi, Serang, Banten, dalam acara Nahdlatul Ulama pada 8 Februari 2016. Pondok pesantren itu diketahui diasuh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kiai Maruf Amin.
 
Kala itu, Tito menyebut ormas NU dan Muhammadiyah yang layak didukung karena berjasa kepada Indonesia serta pro-Pancasila. Tito mengklarifikasinya dan tidak bermaksud menafikan ormas lain.
 
(Baca juga:Wapres Minta Ormas Islam Perhatikan Kepentingan Ekonomi)

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif