Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Buruh Minta Gaji Pejabat Dipotong untuk Rakyat

Nasional Virus Korona may day hari buruh virus corona
Candra Yuri Nuralam • 01 Mei 2020 14:33
Jakarta: Federasi buruh meminta gaji pejabat negara dipangkas selama pandemi korona (covid-19). Kutipan gaji itu lebih baik dialokasikan untuk kebutuhan masyarakat.
 
"Meredistribusikan balik upah mereka itu kepada rakyat yang paling membutuhkan," kata Ketua Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi (Sindikasi) Elena Ekarahendy dalam diskusi virtual, Jumat 1 Mei 2020.
 
Elena mengatakan gaji para pejabat itu bisa dimanfaatkan untuk bantuan sosial (bansos). Masyarakat terdampak pandemi sangat membutuhkan tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bansos yang diberikan tepat sasaran, tidak lagi penuh gimik atau pencitraan seperti halnya nepotisme khas orde baru," ujar Erlina.
 
Baca: Buruh Minta Pembayaran Penuh Selama Pandemi Korona
 
Selain mengutip gaji pejabat, pemerintah juga diminta memperhatikan nasib buruh. Terutama mereka yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).
 
Dia mengingingkan tiga tuntutan buruh tahun ini dipenuhi pemerintah. Utamanya untuk menjamin nasib mereka di tengah pandemi korona.
 
"Penuhi tuntutan pekerja agar tidak dicekik ancaman pemotongan gaji, dirumahkan tanpa upah, apalagi PHK sepihak di saat pandemi korona," kata dia.
 
Elena meminta kaum buruh saling bergandengan tangan. Utamanya ketika pemerintah tak mengabulkan tuntutan buruh.
 
"(Jika) negara tidak peduli, karenanya rakyat harus bantu rakyat," ucap Elena.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif