Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito/Medcom.id/Theo.
Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito/Medcom.id/Theo.

Alasan Pemerintah Pusat Restui PSBB Jilid II

Nasional Virus Korona PSBB Jakarta Rem Darurat Rem Darurat Corona
Sri Yanti Nainggolan • 15 September 2020 21:28
Jakarta: Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkap alasan pemerintah pusat merestui pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid II DKI Jakarta. Zona merah covid-19 di DKI selama lima pekan menjadi alasan utama.
 
"Zonasinya relatif adalah orange dan merah, lebih banyak merahnya, dan tidak berubah selama lima minggu terakhir," kata dia di Jakarta, Selasa, 15 September 2020.
 
Menurut dia, PSBB di DKI tak pernah dicabut. Sehingga pembatasan jilid II hanya memperketat PSBB.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Perlu ada gas dan rem," kata Wiku.
 
Wiku menyebut pengetatan PSBB berfungsi meningkatkan pengendalian kasus positif covid-19. Jumlah warga terpapar korona terus meningkat, sehingga kebijakan rem darurat diambil.

 
Halaman Selanjutnya
Baca: Pemerintah… …
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif