IIlustrasi gim online. (TIA)
IIlustrasi gim online. (TIA)

Hago Jamin Keamanan Pemain

Candra Yuri Nuralam • 01 Agustus 2019 11:22
Jakarta: Country Manager Hago Indonesia Valen Fan mengecam tindakan kejahatan yang membawa nama gim Hago. Hago sudah bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk menjamin keamanan pemain.
 
“Kami menentang keras tindakan asusila dan juga tindakan yang tidak sesuai dengan aturan hukum negara Republik Indonesia. Saat ini, Hago Indonesia telah berkoordinasi dan menerima instruksi dari Kominfo dalam mengimplementasikan kebijakan-kebijakan teknis yang meningkatkan keamanan, dan kenyamanan pengguna aplikasi gim Hago," ujar Valen kepada Medcom.id, Kamis, 1 Agustus 2019.
 
Valen mengatakan kebijakan teknis yang telah diimplementasikan ialah pemblokiran pengiriman nomor telepon, gambar dan video di ruang chatting. Gim Hago juga memasang notifikasi teks, dan gambar yang mengingatkan pemain tidak menyebarkan informasi pribadi kepada orang tak dikenal.

Dia mengatakan Hago juga menambah tim khusus. Tim tersebut bertugas membaca dan menghapus pembicaraan-pembicaraan yang dinilai berisiko atau membahayakan keselamatan para pemain. Hal itu dilakukan agar pemain tetap aman.
 
"Kami juga telah memulai publikasi edukasi tentang pentingnya menjaga informasi pribadi di kanal-kanal informasi yang dimiliki Hago, seperti Facebook dan Instagram.” ujar Valen.
 
Baca: 'Predator Anak' Dapat Nomor Telepon dari Gim Hago
 
Sebelumnya, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) akan memanggil pengembang gim Hago untuk meminta pertanggungjawaban atas kasus 'predator anak'. KPAI tak segan melaporkannya ke pihak berwajib.
 
'Kami tentu akan panggil meminta pertanggungjawaban. Jika ada permasalahan dari mereka kita tidak segan melanjutkan ke Kepolisian,' kata Komisioner KPAI bidang trafficking dan eksploitasi anak Ai Maryati Solihah kepada Medcom.id, Selasa, 30 Juli 2019.
 
Ai mengatakan pengembang Hago seharusnya mengantisipasi kasus seperti ini saat menghadirkan fitur obrolan antarpengguna. Iklan gim juga menyebut pengguna akan bertemu jodoh setelah memanfaatkan fitur obrolan.
 
KPAI bisa menggunakan hal itu untuk meminta pertanggujawaban. Ai menyebut Indonesia merupakan salah satu pasar terbesar gim itu. Produsen gim harus mengikuti aturan yang berlaku.
 
KPAI akan menuntut proteksi terhadap pengguna gim. Pengembang Hago harus bisa menjamin keamanan pengguna meski membagikan gim secara gratis.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AZF)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>