Rumah Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan yang dilempari bom molotov oleh orang tak dikenal. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra.
Rumah Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan yang dilempari bom molotov oleh orang tak dikenal. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra.

Johan Budi: Teror Belum Tentu Terkait Kasus

Nasional Teror Bom untuk Pimpinan KPK
M Sholahadhin Azhar • 09 Januari 2019 16:41
Jakarta: Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi meminta semua pihak tak berspekulasi soal teror bom di rumah pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Banyak penyebab terjadinya teror dan tak bisa digeneralisasi.

"Itu mungkin masalah pribadi. Enggak bisa dihubungkan, belum tentu ada kaitannya dengan satu orang atau satu kasus," kata Johan di Jakarta, Rabu, 9 Januari 2019.

Istana, kata dia, menyerahkan pengusutan teror ini kepada Polri. Ia meyakini kepolisian segera menyelidiki masalah ini. Pihaknya tak akan ikut campur dalam penegakan hukum tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Johan juga mengaku belum mengetahui persis apakah kasus ini layak disebut teror atau ada motif lain. Namun, yang jelas, segala bentuk intimidasi kepada penegak hukum tak bisa dibenarkan. "Tentu tidak boleh di dalam negara yang demokrasi dan berdasarkan hukum ini ada pihak-pihak yang melakukan upaya-upaya semacam intimidasi kepada penegak hukum, dalam hal ini pimpinan KPK," kata mantan pimpinan KPK.

Di sisi lain, Johan membeberkan ada fasilitas keamanan pada anggota KPK. Tanpa ada teror sekalipun, semua penyidik hingga pimpinan mendapatkan fasilitas itu.

Baca: Dua Pelempar Molotov Terekam CCTV

Namun demikian, Johan tak menampik ada celah untuk mencelakai komponen KPK. Pasalnya, fasilitas keamanan tak menempel 24 jam.

"Mungkin di sela-sela itu ada pihak-pihak yang tidak suka kepada KPK, kepada siapa pun, kepada pimpinan, apakah ke penyidik, apa ke pegawai, itu melakukan intimidasi yang tujuannya bisa bermacam-macam," ungkap dia.

Dini hari tadi rumah Ketua KPK Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif diteror bom. Di kediaman Agus di Bekasi, Jawa Barat, sebuah tas yang berisikan pipa rakitan bom digantungkan. 

Sementara, di rumah Laode, di Kalibata, Jakarta Selatan, diserang dengan dua bom molotov oleh orang tak dikenal. Bom meledak pada lemparan kedua.




(OGI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi