Kediaman Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif di Jalan Kalibata Selatan, Pancoran, Jakarta Selatan. Foto: Istimewa
Kediaman Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif di Jalan Kalibata Selatan, Pancoran, Jakarta Selatan. Foto: Istimewa

Dua Pelempar Molotov Terekam CCTV

Nasional Teror Bom untuk Pimpinan KPK
Siti Yona Hukmana • 09 Januari 2019 15:45
Jakarta: Dua orang yang diduga pelaku pelempar bom molotov ke kediaman Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di Jalan Kalibata Selatan, Jakarta Selatan terekam kamera pengawas (CCTV). Itu diketahui setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
 
"Berdasarkan rekaman CCTV di rumah korban, terlihat ada dua orang berboncengan menggunakan sepeda motor dan helm full face dari arah sebelah kiri rumah," " kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Rabu, 9 Januari 2019.
 
Kemudian dalam rekaman CCTV, terlihat dua orang itu berhenti dan melemparkan botol berisi cairan yang mudah terbakar sebanyak dua kali. Pada lemparan pertama, tidak pecah terbakar karena terkena tembok dan jatuh di lantai 1. Namun, pada lemparan kedua botol berisi cairan itu pecah dan terbakar. "Botol kedua itu yang Kemudian di temukan pembantu dan saksi," ucap Argo.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Bom Digantung di Pagar Rumah Ketua KPK
 
Argo mengaku, pihaknya telah melakukan olah TKP oleh Pus Inafis Bareskrim Polri yang dipimpin Kapus inafis. Kemudian, mencari dan mengumpulkan saksi serta bukti oleh Subdit 1 Kamneg Dit Tipidum Bareskrim Polri. "Melakukan Seldom oleh Team IT Resmob dan Jatanras Polda Metro Jaya," tambah Argo.
 
Di TKP, polisi telah memeriksa Asisten Rumah Tangga Laode, Hartini; Pedagang Kue Suwarni; Tetangga Laode, Fitra yang merupakan driver Grab.
 
Barang bukti yang telah diamankan, di antaranya; satu Botol utuh berisi cairan (jenis cairan sedang diteliti Pus inafis); satu botol yang sudah pecah berisi sisa cairan (diteliti Pus Inafis), DVR CCTV di rumah tetangga (sudara Fitra, diteliti oleh Pus Inafis), DVR CCTV di rumah korban (belum diserahkan karena langsung dibawa oleh pihak IT KPK).
 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi