Wakil Presiden Jusuf Kalla. Foto: Medcom.id/Dheri.
Wakil Presiden Jusuf Kalla. Foto: Medcom.id/Dheri.

Indonesia Tak Gentar Menghadapi Uni Eropa

Nasional minyak sawit kelapa sawit cpo indonesia-uni eropa
Achmad Zulfikar Fazli • 26 Maret 2019 18:27
Jakarta: Pemerintah Indonesia tak gentar dengan kampanye hitam Uni Eropa terhadap kelapa sawit dari Indonesia. Indonesia bahkan tak segan-segan ikut memboikot produk dari Uni Eropa bila masalah ini tak kunjung selesai.
 
"Nah kalau ini (sawit) diboikot, tentu Indonesia juga dapat mempunyai kekuatan pasar, bukan tidak mau beli, menahan dengan aturan. Kita bisa membuat retaliasi yang sama," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa, 26 Maret 2019.
 
Menurut JK, bukan tak mungkin Indonesia ke depan tak akan membeli airbus yang merupakan produk eropa. JK menilai itu hak Indonesia untuk tidak membeli produk eropa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau Uni Eropa memiliki hak membuat aturan, kita juga punya hak bikin aturan," ucap dia.
 
(Baca: DPR Kecewa dengan Parlemen Uni Eropa Terkait Sawit)
 
JK menilai sikap ini bukan sebagai bentuk perang dagang dengan Uni Eropa. Tapi, sebagai tindakan balasan atau retaliasi atas pemboikotan dari Uni Eropa.
 
"Artinya, kalau you (Uni Eropa) larang 10, kita lawan 10 juga," tegas dia.
 
Kendati demikian, JK menyampaikan pemerintah tetap akan memperjuangkan kelapa sawit agar diterima Uni Eropa. Pemerintah akan membuka ruang negosisasi melalui jalur yang ada.
 
Pemerintah akan menjelaskan pemboikotan sawit ini bukan hanya merugikan korporasi. Tapi, 15 juta masyarakat Indonesia yang hidup dari bertanam sawit.
 
"Kita akan kasih tahu ke Uni Eropa, ini bukan masalah korporasi saja. Tapi ini juga masalah masyarakat luas," kata dia.
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif