Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Strategi Singkawang Bertahan Jadi Zona Hijau

Nasional Virus Korona
Sri Yanti Nainggolan • 01 Agustus 2020 14:03
Jakarta: Wali Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Tjhai Chui Mie mengandalkan berbagai elemen untuk menjaga wilayahnya tersebut tetap zona hijau dari penyebaran virus korona. Hal ini ditempuh menjelang momen Iduladha 1441 Hijriah yang berisiko menciptakan kerumunan.
 
"Kita minta bantuan pada tokoh agama muslim untuk mengedukasi tetap menjalankan protokol kesehatan saat saat pemotongan kurban," kata dia dalam acara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sabtu, 1 Agustus 2020.
 
Menurut dia, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Singkawang terus mengedukasi publik melalui berbagai cara. Hal ini dilakukan mulai dari penyediaan media, spanduk, hingga secara langsung ke masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Misalnya memberi tahu ke pedagang pasar tradisional akan adakan rapid test besok," contoh dia.
 
Razia pelanggaran protokol kesehatan juga gencar dilakukan. Selain razia masker, tempat usaha yang tak memenuhi protokol kesehatan ditutup sementara.
 
"Kalau ada konsumen (di tempat usaha) tak pakai masker atau yak menyiapkan tempat cuci tangan, besoknya tak boleh buka," papar dia.
 
Baca: Anies Sebut Warna Zona Covid-19 Sudah Tak Relevan
 
Kota Singkawang masuk dalam zona hijau per Senin, 20 Juli 2020. Mereka menekankan metode pelacakan untuk mencari kasus positif. Pasalnya, kota tersebut adalah kota transit antara Kabupaten Sambas dan Kabupaten Bengkayang.
 
"(Gencarkan) penyelidikan epidemiologi dan pengawasan pelaku perjalanan," kata Tjhai Chui Mie.
 

(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif