Pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng K.H. Sholahuddin Wahid atau Gus Sholah. Foto: Antara Foto/Syaiful Arif
Pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng K.H. Sholahuddin Wahid atau Gus Sholah. Foto: Antara Foto/Syaiful Arif

Gus Sholah Tokoh Islam Moderat

Nasional obituari
Anggi Tondi Martaon • 03 Februari 2020 02:23
Jakarta: Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Salahuddin Wahid (Gus Sholah) dianggap memiliki peran besar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Gus Sholah disebut sebagai tokoh islam moderat.
 
"Meski pun kita berbeda-beda, tapi beliau mampu mengatakan bahwa pada hakikatnya bahwa kita diikat oleh tali persaudaraan," kata Lukman Hakim Saifuddin di rumah duka di Jalan Tendean nomor 2 C, Jakarta Selatan, Senin, 3 Februari 2020.
 
Mantan Menteri Agama itu menilai sosok Gus Sholah sosok yang menekankan ikatan persaudaraan kuat di Indonesia. Pengikat persatuan dan kesatuan yang ditekankan Gus Sholah yakni agama, bangsa dan sesama anak manusia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Apa artinya, sekeras, setajam apa pun perbedaan di antara kita tidak bisa sampai mengoyak atau merusak atau memutus ikatan persaudaraan kita karena kita pada hakikatnya sesama anak bangsa dan sesama anak manusia," kata dia.
 
Politikus PPP ini berharap nilai islam moderat yang disampaikan Gus Sholah dipegang teguh oleh masyarakat. Dengan begitu persatuan dan kesatuan bangsa akan tetap terjaga.
 
"Mudah-mudahan ini bisa kita pegang dalam menjalani kehidupan ke depan," ujar dia.
 
Gus Sholah wafat di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, sekitar pukul 20.55 WIB. Jenazah tiba di rumah duka pada pukul 23.50 WIB.
 
Jenazah langsung disalatkan secara bergantian. Salat jenazah gelombang pertama akan dipimpin langsung oleh Irfan Asy'ari Sudirman Wahid (Gus Ipang), putra pertama almarhum KH Solahuddin Wahid.
 

(JMS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif