Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan resmi membuka pendaftaran Program Mudik Gratis DKI Jakarta 2026.
Program ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat menekan biaya transportasi sekaligus memastikan perjalanan mudik Lebaran 2026 berlangsung aman dan tertib.
Antusiasme warga Jakarta terhadap program mudik gratis biasanya sangat tinggi. Kuota yang disediakan pun kerap cepat habis. Karena itu, masyarakat disarankan segera mendaftar begitu portal resmi dibuka.
Lalu, bagaimana dengan warga dengan KTP Non-Jakarta? Bisakah mereka ikut program mudik gratis Pemprov DKI?
Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Emanuel Kristanto mengatakan bahwa masyarakat luar Jakarta yang tinggal di ibu kota atau mereka dengan KTP Non-Jakarta tetap berkesempatan untuk mengikuti program Mudik Gratis 2026.
“Diprioritaskan KTP DKI. Tapi, kami tidak menutup kemungkinan jika memang ada masyarakat yang memiliki KTP non-DKI, tetap akan kami layani,” kata Emanuel Kristanto.
Dengan kata lain, KTP Non-Jakarta dianjurkan untuk lebih cepat mendaftar agar lebih dulu terverifikasi.
“Setelah verifikasi, lalu pemberangkatan. Untuk penumpang, berangkat di Monas pada 17 Maret 2026. Lalu untuk sepeda motor di Terminal Pulogadung pada 16 Maret 2026,” ujar Emanuel.
Pada tahun ini, jumlah armada yang disediakan meningkat signifikan. Pemprov DKI Jakarta menyiapkan 366 bus untuk arus mudik, naik dibandingkan 293 bus pada tahun sebelumnya. Sementara untuk arus balik, disediakan 295 bus dari 20 daerah tujuan dengan kuota sekitar 11.800 penumpang.
Jakarta: Pemerintah Provinsi
(Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan resmi membuka pendaftaran Program
Mudik Gratis DKI Jakarta 2026.
Program ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat menekan biaya transportasi sekaligus memastikan perjalanan mudik Lebaran 2026 berlangsung aman dan tertib.
Antusiasme warga Jakarta terhadap program mudik gratis biasanya sangat tinggi. Kuota yang disediakan pun kerap cepat habis. Karena itu, masyarakat disarankan segera mendaftar begitu portal resmi dibuka.
Lalu, bagaimana dengan warga dengan KTP Non-Jakarta? Bisakah mereka ikut program mudik gratis Pemprov DKI?
Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Emanuel Kristanto mengatakan bahwa masyarakat luar Jakarta yang tinggal di ibu kota atau mereka dengan KTP Non-Jakarta tetap berkesempatan untuk mengikuti program Mudik Gratis 2026.
“Diprioritaskan KTP DKI. Tapi, kami tidak menutup kemungkinan jika memang ada masyarakat yang memiliki KTP non-DKI, tetap akan kami layani,” kata Emanuel Kristanto.
Dengan kata lain, KTP Non-Jakarta dianjurkan untuk lebih cepat mendaftar agar lebih dulu terverifikasi.
“Setelah verifikasi, lalu pemberangkatan. Untuk penumpang, berangkat di Monas pada 17 Maret 2026. Lalu untuk sepeda motor di Terminal Pulogadung pada 16 Maret 2026,” ujar Emanuel.
Pada tahun ini, jumlah armada yang disediakan meningkat signifikan. Pemprov DKI Jakarta menyiapkan 366 bus untuk arus mudik, naik dibandingkan 293 bus pada tahun sebelumnya. Sementara untuk arus balik, disediakan 295 bus dari 20 daerah tujuan dengan kuota sekitar 11.800 penumpang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)