Warga Kepulauan Riau (Kepri), Batam, digegerkan dengan asap hitam pekat dan api dari benda berupa logam yang jatuh dari udara. Dok. Istimewa
Warga Kepulauan Riau (Kepri), Batam, digegerkan dengan asap hitam pekat dan api dari benda berupa logam yang jatuh dari udara. Dok. Istimewa

Warga Batam Geger Ada Asap Putih Diduga Ledakan, Polisi: Roket Parachute Flare

Siti Yona Hukmana • 07 Desember 2022 21:09

Jakarta: Warga Kepulauan Riau (Kepri), Batam, digegerkan dengan asap hitam pekat dan api dari benda berupa logam yang jatuh dari udara. Benda itu jatuh di depan Perumahan Pemda 2, Jalan Pulau Seruan, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batu Aji, Batam, sekitar pukul 10.00 WIB, Rabu, 7 Desember 2022.

"Pada hari Rabu tanggal 07 Desember 2022, sekitar pukul 10.00 WIB, saksi sedang duduk di depan teras rumahnya tiba-tiba saksi terkejut karena ada sesuatu yang terjatuh di depan rumahnya," kata Kabid Humas Polda Kepulauan Riau, Kombes Harry Goldenhart Santoso, saat dikonfirmasi, Rabu, 7 Desember 2022.
 
Setelah terjatuh, benda itu bergerak dengan sangat cepat ke arah depan rumah tetangga saksi Alfian, 35. Lalu, mengeluarkan serbuk putih dan benda itu bergeser dari titik awal sekitar 2 meter.
 
"Selanjutnya, benda tersebut langsung mengeluarkan asap hitam pekat dan tak lama terbakar, melihat hal tersebut saksi pun langsung menyiramnya," ujar Harry.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Setelah api padam, kata dia, saksi mencoba untuk memegang serbuk putih dari benda tersebut dan terasa panas. Lalu, saksi menyiram serbuk putih dengan air karena takut mengenai anak-anak.
 
Tak ada ledakan yang ditimbulkan saat benda itu jatuh. Tim penjinak bom (jibom) langsung olah tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 13.20-13.40 WIB.
 
"Berdasarkan analisis unit jibom terhadap barang temuan tersebut dengan melihat bentuk fisik dan ukuran bahwa barang tersebut adalah Roket Parachute Flare yang biasa digunakan di perkapalan/pelayaran," jelas Harry.

Baca Juga: Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Asatanaanyar Eks Napi High Risk


Barang tersebut telah disita tim penjinak bahan peledak (jihandak). Polresta Barelang bersama Satuan Brimob Polda Kepri juga masih menyelidiki. 


 
(AZF)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif