Jakarta: Masyarakat diminta tak tergiur membeli pelat dinas TNI palsu. Sebab, ada mekanisme tertentu dalam penggunaan pelat dinas.
"Harapannya masyarakat tidak tergiur apalagi ada sebagian di marketplace yang menawarkan. Itu sama sekali tidak benar," kata Kasat Lidkrimpamfik Puspom TNI Kolonel Jeffri B Purba di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 18 April 2024.
Menurut Jeffri, fasilitas pelat dinas resmi berasal dari Mabes TNI. Fasilitas tersebut diberikan dengan sangat selektif.
"Berjenjang dan diketahui atasan langsung pemohon," papar dia.
Menurut Jeffri, kebijakan itu berlaku bagi TNI aktif maupun purnawirawan. Sehingga, iming-iming pelat dinas di pasaran dipastikan palsu.
"Kalau ada yang menyampaikan sanggup mengadakan, itu sama sekali tidak benar dan tidak dimungkinkan sesuai aturan," tegas dia.
Jakarta: Masyarakat diminta tak tergiur membeli pelat dinas
TNI palsu. Sebab, ada mekanisme tertentu dalam penggunaan pelat dinas.
"Harapannya masyarakat tidak tergiur apalagi ada sebagian di
marketplace yang menawarkan. Itu sama sekali tidak benar," kata Kasat Lidkrimpamfik Puspom TNI Kolonel Jeffri B Purba di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 18 April 2024.
Menurut Jeffri, fasilitas
pelat dinas resmi berasal dari Mabes TNI. Fasilitas tersebut diberikan dengan sangat selektif.
"Berjenjang dan diketahui atasan langsung pemohon," papar dia.
Menurut Jeffri, kebijakan itu berlaku bagi TNI aktif maupun purnawirawan. Sehingga, iming-iming pelat dinas di pasaran dipastikan palsu.
"Kalau ada yang menyampaikan sanggup mengadakan, itu sama sekali tidak benar dan tidak dimungkinkan sesuai aturan," tegas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ADN)