Wakil Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan Negara, Jimly Asshiddiqie. Foto: Medcom.id/Cindy
Wakil Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan Negara, Jimly Asshiddiqie. Foto: Medcom.id/Cindy

Alasan Soeharto dan Gus Dur Belum Dapat Gelar Pahlawan

Nasional Pahlawan Nasional
Damar Iradat • 08 November 2019 17:32
Jakarta: Nama Presiden ke-2 RI Soeharto dan Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur tak masuk dalam pemberian gelar pahlawan nasional. Alasannya, keduanya belum lama wafat.
 
"Alasannya masih sama, karena ini kuburannya masih basah, belum kering. Pak Harto, Gus Dur apalagi, itu kan masih baru. Itu alasan formal yang kita ajukan," kata Wakil Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan Negara, Jimly Asshiddiqie, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 8 November 2019.
 
Jimly menyebut gelar pahlawan pada tokoh paling muda tahun ini diberikan pada KH Masjkur. Dia wafat pada 1992.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menambahkan Soeharto dan Gus Dur merupakan sosok high profile dan mendapat perhatian khusus dari masyarakat. Keduanya sempat berpolemik lantaran turun dari jabatan presiden karena dimakzulkan oleh MPR.
 
Kendati begitu, Jimly mengakui, Soeharto dan Gus Dur memiliki peran besar bagi Indonesia. Gus Dur merupakan salah satu tokoh pluralis dan tokoh yang dikenal sangat melindungi kelompok minoritas.
 
"Jadi, Gus Dur sebagai pribadi itu orang luar biasa. Cuma yang jadi masalah ia pernah jadi presiden dan diberhentikan. Itu yang jadi soal," papar dia.
 
Sementara, jasa Soeharto selama memimpin Indonesia 32 tahun juga tak bisa dinafikan. Dia menyebut Soeharto merupakan salah satu tokoh besar yang dimiliki Indonesia.
 
Jimly tak menutup kemungkinan keduanya diberikan gelar pahlawan nasional. Namun, pemberian gelar tidak mungkin diberikan dalam waktu dekat.
 
"Rasanya biar generasi mendatanglah, sesudah nanti semua diberi pencerahan oleh zaman. Maka mudah-mudahan ketemu jalannya pada saatnya," tegas dia.
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif