Jakarta: Menjaga kesehatan tidak selalu harus menunggu tubuh jatuh sakit. Saat ini, peserta BPJS Kesehatan bisa mengenali kondisi kesehatannya lebih awal melalui fitur Skrining Riwayat Kesehatan BPJS yang dapat diakses secara online.
Lewat layanan ini, peserta bisa mengetahui potensi risiko penyakit kronis sejak dini, sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.
Apa itu skrining riwayat kesehatan BPJS?
Merangkum laman Bank Sinarmas, Skrining Riwayat Kesehatan BPJS merupakan layanan pemeriksaan awal berbasis kuesioner yang disediakan BPJS Kesehatan untuk seluruh peserta aktif. Layanan ini bertujuan mendeteksi risiko penyakit tidak menular (PTM), seperti:
- Diabetes melitus
- Hipertensi atau tekanan darah tinggi
- Gagal ginjal kronik
- Penyakit jantung koroner
Skrining ini bersifat gratis, tidak memerlukan pemeriksaan laboratorium, dan dapat dilakukan tanpa harus datang ke rumah sakit. Peserta cukup mengisi kuesioner secara online melalui aplikasi Mobile JKN atau website resmi BPJS Kesehatan.
Hasil skrining akan menunjukkan tingkat risiko kesehatan peserta, mulai dari rendah, sedang, hingga tinggi, yang dapat dijadikan acuan pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP).
Mengapa skrining riwayat kesehatan penting?
Banyak penyakit kronis berkembang tanpa gejala awal yang jelas. Karena itu, skrining kesehatan menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas hidup jangka panjang.
Berikut beberapa manfaat melakukan skrining riwayat kesehatan BPJS:
1. Deteksi Dini Penyakit Kronis
Dengan mengetahui risiko sejak awal, peserta memiliki peluang lebih besar untuk mencegah penyakit berkembang menjadi lebih serius.
2. Mendorong Gaya Hidup Lebih Sehat
Hasil skrining sering kali menjadi pengingat untuk mulai memperbaiki pola makan, rutin berolahraga, mengelola stres, dan menghindari rokok.
3. Membantu Pemantauan oleh Tenaga Medis
Jika risiko terdeteksi sedang atau tinggi, dokter di FKTP dapat memberikan tindak lanjut yang sesuai, seperti pemeriksaan tekanan darah atau gula darah.
4. Gratis dan Mudah Diakses
Skrining dapat dilakukan kapan saja secara online, tanpa biaya tambahan dan hanya membutuhkan waktu singkat.
5. Mendukung Program Preventif BPJS
Dalam kondisi tertentu, hasil skrining juga bisa menjadi data pendukung untuk pemeriksaan lanjutan atau program promotif dan preventif BPJS Kesehatan.
Cara Skrining Riwayat Kesehatan BPJS Secara Online
Peserta hanya perlu menyiapkan Nomor Kartu BPJS atau NIK serta koneksi internet. Berikut dua cara melakukan skrining.
Skrining melalui Aplikasi Mobile JKN
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
Unduh aplikasi Mobile JKN di Google Play Store atau App Store.
Login ke akun Mobile JKN. Jika belum memiliki akun, lakukan pendaftaran terlebih dahulu.
Pilih menu Skrining Riwayat Kesehatan.
Isi kuesioner yang berisi pertanyaan seputar:
- Riwayat kesehatan pribadi dan keluarga
- Kebiasaan hidup (pola makan, olahraga, merokok, dan lainnya)
- Data fisik seperti berat dan tinggi badan
Jawab seluruh pertanyaan dengan jujur dan lengkap.
Klik Simpan atau Kirim untuk melihat hasil skrining.
Hasil risiko kesehatan akan langsung muncul di layar aplikasi.
Skrining melalui Website BPJS Kesehatan
Selain aplikasi, skrining juga bisa dilakukan melalui situs resmi BPJS Kesehatan.
Langkah-langkahnya:
Buka laman https://screening.bpjs-kesehatan.go.id.
Masukkan Nomor Kartu BPJS, tanggal lahir, dan kode captcha.
Klik Login untuk masuk ke halaman kuesioner.
Isi seluruh pertanyaan dengan lengkap dan benar.
Setelah dikirim, hasil skrining akan langsung ditampilkan.
Hasil ini dapat disimpan atau digunakan sebagai referensi saat berkonsultasi dengan tenaga medis.
Jakarta: Menjaga kesehatan tidak selalu harus menunggu tubuh jatuh sakit. Saat ini, peserta
BPJS Kesehatan bisa mengenali kondisi kesehatannya lebih awal melalui fitur Skrining Riwayat Kesehatan BPJS yang dapat diakses secara online.
Lewat layanan ini, peserta bisa mengetahui potensi risiko penyakit kronis sejak dini, sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.
Apa itu skrining riwayat kesehatan BPJS?
Merangkum laman Bank Sinarmas, Skrining Riwayat Kesehatan BPJS merupakan layanan pemeriksaan awal berbasis kuesioner yang disediakan BPJS Kesehatan untuk seluruh peserta aktif. Layanan ini bertujuan mendeteksi risiko penyakit tidak menular (PTM), seperti:
- Diabetes melitus
- Hipertensi atau tekanan darah tinggi
- Gagal ginjal kronik
- Penyakit jantung koroner
Skrining ini bersifat gratis, tidak memerlukan pemeriksaan laboratorium, dan dapat dilakukan tanpa harus datang ke rumah sakit. Peserta cukup mengisi kuesioner secara online melalui aplikasi Mobile JKN atau website resmi BPJS Kesehatan.
Hasil skrining akan menunjukkan tingkat risiko kesehatan peserta, mulai dari rendah, sedang, hingga tinggi, yang dapat dijadikan acuan pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP).
Mengapa skrining riwayat kesehatan penting?
Banyak penyakit kronis berkembang tanpa gejala awal yang jelas. Karena itu, skrining kesehatan menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas hidup jangka panjang.
Berikut beberapa manfaat melakukan skrining riwayat kesehatan BPJS:
1. Deteksi Dini Penyakit Kronis
Dengan mengetahui risiko sejak awal, peserta memiliki peluang lebih besar untuk mencegah penyakit berkembang menjadi lebih serius.
2. Mendorong Gaya Hidup Lebih Sehat
Hasil skrining sering kali menjadi pengingat untuk mulai memperbaiki pola makan, rutin berolahraga, mengelola stres, dan menghindari rokok.
3. Membantu Pemantauan oleh Tenaga Medis
Jika risiko terdeteksi sedang atau tinggi, dokter di FKTP dapat memberikan tindak lanjut yang sesuai, seperti pemeriksaan tekanan darah atau gula darah.
4. Gratis dan Mudah Diakses
Skrining dapat dilakukan kapan saja secara online, tanpa biaya tambahan dan hanya membutuhkan waktu singkat.
5. Mendukung Program Preventif BPJS
Dalam kondisi tertentu, hasil skrining juga bisa menjadi data pendukung untuk pemeriksaan lanjutan atau program promotif dan preventif BPJS Kesehatan.
Cara Skrining Riwayat Kesehatan BPJS Secara Online
Peserta hanya perlu menyiapkan Nomor Kartu BPJS atau NIK serta koneksi internet. Berikut dua cara melakukan skrining.
Skrining melalui Aplikasi Mobile JKN
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Unduh aplikasi Mobile JKN di Google Play Store atau App Store.
- Login ke akun Mobile JKN. Jika belum memiliki akun, lakukan pendaftaran terlebih dahulu.
- Pilih menu Skrining Riwayat Kesehatan.
- Isi kuesioner yang berisi pertanyaan seputar:
- Riwayat kesehatan pribadi dan keluarga
- Kebiasaan hidup (pola makan, olahraga, merokok, dan lainnya)
- Data fisik seperti berat dan tinggi badan
- Jawab seluruh pertanyaan dengan jujur dan lengkap.
- Klik Simpan atau Kirim untuk melihat hasil skrining.
- Hasil risiko kesehatan akan langsung muncul di layar aplikasi.
Skrining melalui Website BPJS Kesehatan
Selain aplikasi, skrining juga bisa dilakukan melalui situs resmi BPJS Kesehatan.
Langkah-langkahnya:
- Buka laman https://screening.bpjs-kesehatan.go.id.
- Masukkan Nomor Kartu BPJS, tanggal lahir, dan kode captcha.
- Klik Login untuk masuk ke halaman kuesioner.
- Isi seluruh pertanyaan dengan lengkap dan benar.
- Setelah dikirim, hasil skrining akan langsung ditampilkan.
- Hasil ini dapat disimpan atau digunakan sebagai referensi saat berkonsultasi dengan tenaga medis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)